Penemuan Fosil Ular Piton 48 Juta Tahun Ungkap Kampung Halaman 'si Sanca'

Rabu, 23 Desember 2020 - 23:36 WIB
loading...
A A A
Akibatnya, penemuan menunjukkan python Eropa awal ini hidup berdampingan dengan ular boa, penemuan yang mengejutkan mengingat boa tidak hidup di dekat ular sanca zaman modern. Secara umum ular boa hidup di Amerika Selatan dan Tengah, Madagaskar dan Oseania bagian utara.

Sedangkan ular sanca menghuni Afrika, Asia Tenggara, dan Australia. "Ini adalah salah satu aspek paling menarik dan menarik dari penemuan Messelopython," kata rekan peneliti studi, Hussam Zaher, profesor dan kurator vertebrata di Museum Zoologi di Universitas São Paulo, Brasil.

Para peneliti sudah mengetahui bahwa boa hidup di Eropa selama periode awal Paleogen, yang berlangsung dari 66 juta hingga 23 juta tahun yang lalu. Sekarang ular sanca juga hidup di sana. Itu hal itu menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana "pesaing ekologis langsung", ini yang keduanya memeras mangsanya sampai mati, hidup berdampingan, kata Zaher kepada Live Science melalui email.

Pertanyaan ini bisa dijawab dengan menemukan lebih banyak lagi fosil ular pithon dan boa, terutama yang isi perutnya diawetkan, ujarnya. Selain itu, para peneliti dapat melihat ke Florida selatan, tempat spesies piton (Python molurus bivittatus dan P. sebae) dan boa (Boa constrictor) hidup berdampingan sebagai spesies invasif. "Belum jelas apakah P molurus bivittatus dan B pembatas yang hidup di Sunshine State "bersaing memperebutkan sumber daya atau mungkin menggunakan mikrohabitat dan mangsa yang sedikit berbeda," kata Zaher. "Situasi serupa mungkin terjadi di Eropa selama masa Eosen," tambahnya. (Baca juga: Daniel Cormier Sahabat Khabib Ungkap Seharusnya Pensiun Usai Juara )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
4 Pelajar Indonesia...
4 Pelajar Indonesia Siap Berlaga di Olimpiade Kimia Internasional IChO 2026
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Rekomendasi
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
UGM Terapkan Kurikulum...
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai 2026, Ini yang Akan Dipelajari Mahasiswa
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
Berita Terkini
5 Rekomendasi Laptop...
5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Kerja Kantoran di Tahun 2026
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
OnePlus Tersingkir dari...
OnePlus Tersingkir dari AS, Apple dan Samsung Untung Besar
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Kamera iPhone 17 Pro...
Kamera iPhone 17 Pro Max vs Samsung Galaxy S26, Pilih Mana?
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved