Telkomsel dan Gojek Nge-gas Perkuat Produktivitas UMKM dan Mitra Driver
Senin, 21 Desember 2020 - 13:50 WIB
loading...
A
A
A
Mitra reseller/outlet Telkomsel tersebut adalah mereka yang berada di wilayah operasional layanan GoShop di Indonesia. Dengan inisiatif ini, Telkomsel ingin mendorong para mitra reseller/outlet menjadi bagian dari roadmap transformasi digital layanan perusahaan, termasuk dalam digitalisasi penyediaan produk Telkomsel kepada pelanggan.
Inisiatif kedua adalah mendukung produktivitas mitra driver Gojek melalui Paket Swadaya Telkomsel dengan penawaran yang semakin beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan mitra driver Gojek. Paket Swadaya Telkomsel terbaru ini memberikan berbagai pilihan khusus bagi mitra driver Gojek, dengan paket senilai mulai dari Rp25.000 yang mencakup bonus kuota data dari 3 GB-20 GB, nelpon sepuasnya dan bebas 500 SMS ke sesama nomor Telkomsel, hingga bebas akses aplikasi Gojek (Driver). (Baca juga: Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik, Pertamina & Gojek Siapkan Pilot Commercial di Jabodetabek )
Paket Swadaya Telkomsel dapat diakses mitra driver Gojek melalui aplikasi Gojek (Driver), MyTelkomsel, dan UMB *168*455#. “Implementasi dari kolaborasi yang dihadirkan Telkomsel bersama Gojek akan terus dikembangkan, dengan memprioritaskan pemenuhan solusi berbasis digital bagi seluruh bagian ekosistem kedua perusahaan, baik mitra driver, merchant, mitra reseller, pelanggan, hingga masyarakat secara umum," kata Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/12/2020).
Hal tersebut, kata dia, tentunya sejalan dengan roadmap Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang akan memberi inspirasi untuk menjadi pintu gerbang solusi digital bagi Indonesia dan juga dunia. Telkomsel siap melayani masyarakat dengan memaksimalkan segala potensi aset yang dimiliki Telkomsel dan mitra strategis seperti Gojek.
“Kedepannya, beragam inisiatif kolaborasi dengan fondasi synergy value yang kuat akan terus Telkomsel dan Gojek kembangkan. Kami berharap, implementasi dalam bentuk inovasi ataupun penguatan platform layanan digital yang sudah ada, dapat semakin dinikmati dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong transformasi bisnis digital untuk segmen pelaku (UMKM),” harap Setyanto.
Inisiatif kedua adalah mendukung produktivitas mitra driver Gojek melalui Paket Swadaya Telkomsel dengan penawaran yang semakin beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan mitra driver Gojek. Paket Swadaya Telkomsel terbaru ini memberikan berbagai pilihan khusus bagi mitra driver Gojek, dengan paket senilai mulai dari Rp25.000 yang mencakup bonus kuota data dari 3 GB-20 GB, nelpon sepuasnya dan bebas 500 SMS ke sesama nomor Telkomsel, hingga bebas akses aplikasi Gojek (Driver). (Baca juga: Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik, Pertamina & Gojek Siapkan Pilot Commercial di Jabodetabek )
Paket Swadaya Telkomsel dapat diakses mitra driver Gojek melalui aplikasi Gojek (Driver), MyTelkomsel, dan UMB *168*455#. “Implementasi dari kolaborasi yang dihadirkan Telkomsel bersama Gojek akan terus dikembangkan, dengan memprioritaskan pemenuhan solusi berbasis digital bagi seluruh bagian ekosistem kedua perusahaan, baik mitra driver, merchant, mitra reseller, pelanggan, hingga masyarakat secara umum," kata Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro dalam keterangan tertulisnya, Senin (21/12/2020).
Hal tersebut, kata dia, tentunya sejalan dengan roadmap Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang akan memberi inspirasi untuk menjadi pintu gerbang solusi digital bagi Indonesia dan juga dunia. Telkomsel siap melayani masyarakat dengan memaksimalkan segala potensi aset yang dimiliki Telkomsel dan mitra strategis seperti Gojek.
“Kedepannya, beragam inisiatif kolaborasi dengan fondasi synergy value yang kuat akan terus Telkomsel dan Gojek kembangkan. Kami berharap, implementasi dalam bentuk inovasi ataupun penguatan platform layanan digital yang sudah ada, dapat semakin dinikmati dan memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong transformasi bisnis digital untuk segmen pelaku (UMKM),” harap Setyanto.
Lihat Juga :