Ekonomi dan SDM Digital Bisa Bantu Ekonomi Indonesia Tumbuh
Senin, 21 Desember 2020 - 03:25 WIB
loading...
Potensi ekonomi digital dan SDM-nya bisa membantu Indonesia melewati masa COVID-19. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pembatasan kegiatan akibat COVID-19 tidak menghalangi Universitas Kristen Indonesia (UKI) berkontribusi terhadap pembangunan nasional. Menggunakan platform video conference Zoom dan berbagi video YouTube (YouTube Official UKI Jakarta), kampus mengadakan Outlook Indonesia 2021. (Baca juga: UU Cipta Kerja Jadi Magnet Amazon dan Tesla Masuk Sektor Ekonomi Digital )
Pertumbuhan perekonomian tahun depan menjadi harapan semua pihak di tengah pandemik. Agar bisa mewujudkannya, semua elemen masyarakat perlu saling bahu-membahu menopang pertumbuhan di Indonesia.
Untuk itu, UKI menggelar talkshow bertajuk “Outlook Indonesia 2021: Peluang dan Tantangan di Bidang Ekonomi, Sosial-Politik, dan Hukum” dengan menghadirkan para pimpinan dan akademisi UKI sebagai narasumber.
Dialog dimulai dengan paparan Prof Roy Sembel -seorang pakar ekonomi dan keuangan, Dosen FEB UKI. Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menguat di tahun 2021, dengan pertumbuhan ekonomi berkisar 3-5%.
Roy menjelaskan, selama masa pandemik pada triwulan pertama ekonomi Indonesia masih tumbuh 2,97% secara year on year. Namun memasuki kuartal kedua, ekonomi Indonesia mengalami penurunan di angka -5,32% secara year on year.
Pertumbuhan perekonomian tahun depan menjadi harapan semua pihak di tengah pandemik. Agar bisa mewujudkannya, semua elemen masyarakat perlu saling bahu-membahu menopang pertumbuhan di Indonesia.
Untuk itu, UKI menggelar talkshow bertajuk “Outlook Indonesia 2021: Peluang dan Tantangan di Bidang Ekonomi, Sosial-Politik, dan Hukum” dengan menghadirkan para pimpinan dan akademisi UKI sebagai narasumber.
Dialog dimulai dengan paparan Prof Roy Sembel -seorang pakar ekonomi dan keuangan, Dosen FEB UKI. Dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menguat di tahun 2021, dengan pertumbuhan ekonomi berkisar 3-5%.
Roy menjelaskan, selama masa pandemik pada triwulan pertama ekonomi Indonesia masih tumbuh 2,97% secara year on year. Namun memasuki kuartal kedua, ekonomi Indonesia mengalami penurunan di angka -5,32% secara year on year.
Lihat Juga :