Red Hat Lebarkan Jangkauan Open Hybrid Cloud ke Edge
Sabtu, 12 Desember 2020 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
"Red Hat sangat yakin bahwa tanpa open hybrid cloud, konsep edge computing yang kita tahu sekarang, tidak akan pernah ada. Linux kelas enterprise dan platform Kubernetes yang komprehensif telah menjadi tulang punggung bagi hybrid cloud, sehingga kehadiran teknologi-teknologi ini semakin dibutuhkan oleh edge computing yang sedang bertumbuh," kata Stefanie Chiras, Senior Vice President and General Manager, Red Hat Enterprise Linux, Red Hat.
Dikatakannya, berbagai kemampuan baru dari Red Hat Enterprise Linux dan Red Hat OpenShift telah memungkinkan enterprise menciptakan berbagai inovasi berbasis standar terbuka di seluruh lingkungan IT mereka. Dari ruang-ruang server dan lingkungan virtual sampai ke public cloud dan lokasi paling terpencil, sekalipun dari jaringan enterprise mereka.
Sementara itu, Dave McCarthy, Research Director, Edge Strategies, IDC, menuturkan, produk dan layanan di edge telah menciptakan gelombang transformasi digital berikutnya secara global dan di hampir seluruh industri. "Di mana para vendor teknologi edge kini sedang mencari peluang pasar yang substansial dalam beberapa tahun ke depan," katanya.
Dia menambahkan, software provider seperti Red Hat yang menghadirkan berbagai teknologi datacenter yang ada saat ini, seperti Red Hat Enterprise Linux dan Red Hat OpenShift, jelas berada pada posisi yang tepat untuk meraih keuntungan di dalam tren yang semakin mengedepankan edge computing ini. (Baca juga: Korban Pemerkosaan Berantai Reynhard Sinaga Capai 206 Pria )
Dikatakannya, berbagai kemampuan baru dari Red Hat Enterprise Linux dan Red Hat OpenShift telah memungkinkan enterprise menciptakan berbagai inovasi berbasis standar terbuka di seluruh lingkungan IT mereka. Dari ruang-ruang server dan lingkungan virtual sampai ke public cloud dan lokasi paling terpencil, sekalipun dari jaringan enterprise mereka.
Sementara itu, Dave McCarthy, Research Director, Edge Strategies, IDC, menuturkan, produk dan layanan di edge telah menciptakan gelombang transformasi digital berikutnya secara global dan di hampir seluruh industri. "Di mana para vendor teknologi edge kini sedang mencari peluang pasar yang substansial dalam beberapa tahun ke depan," katanya.
Dia menambahkan, software provider seperti Red Hat yang menghadirkan berbagai teknologi datacenter yang ada saat ini, seperti Red Hat Enterprise Linux dan Red Hat OpenShift, jelas berada pada posisi yang tepat untuk meraih keuntungan di dalam tren yang semakin mengedepankan edge computing ini. (Baca juga: Korban Pemerkosaan Berantai Reynhard Sinaga Capai 206 Pria )
(iqb)
Lihat Juga :