Peneliti Korea Selatan Ciptakan Robot Terbang Mini Tahan Tabrakan

Senin, 07 Desember 2020 - 01:00 WIB
loading...
Peneliti Korea Selatan...
Robot KUBeetle-S dengan sayap yang dapat dilipat. Kredit: H. Vu Phan
A A A
Korea Selatan - Peneliti di Universitas Konkuk, Korea Selatan, Hoang Vu Phan dan Hoon Cheol Park, telah merancang miniatur kendaraan udara mikro (MAV) yang disebut robot KUBeetle-S. Miniatur kendaraan ini mampu pulih dari tabrakan di udara.

Mereka menjelaskan bahwa ide awal penelitian ini diperoleh dari pemulihan tabrakan pada kumbang badak. Temuan tersebut diterapkan pada desain MAV jenis baru.

Baca juga : NASA Siap Beli Batu dari Bulan dengan Harga Rp13.900

Mengutip laman Techxplore, para peneliti menunjukkan bahwa kumbang memiliki sayap depan yang keras seperti cangkang untuk berlindung dan sayap belakang untuk terbang. Kumbang juga mampu mempertahankan penerbangan bahkan setelah bertabrakan dengan benda lain saat terbang.

Dalam penelitian tersebut, para peneliti mempelajari keterampilan ini dan menerapkan apa yang mereka pelajari pada desain baru MAV. Mereka mencoba untuk memahami bagaimana kumbang dapat mempertahankan penerbangan bahkan setelah tabrakan.

Para peneliti menggunakan beberapa sampel kumbang badak dan memanfaatkan kamera berkecepatan tinggi untuk menangkap perilaku terbang mereka dalam gerakan lambat. Video tersebut mengungkapkan bahwa kumbang mampu mempertahankan penerbangan setelah tabrakan karena morfologi sayap belakang.

Untuk mengetahui lebih jelas, para peneliti menggambarkan sayap kumbang sebagai konstruksi tipe origami yang terlipat saat beristirahat. Sayap akan mengembang saat dibutuhkan selama penerbangan.

Melalui fitur ini, setiap sayap terkunci pada tempatnya secara otomatis. Mereka mencatat bahwa struktur origami dapat terlipat sebagian selama tabrakan terjadi dan bertindak sebagai peredam kejut. Setelah tabrakan, sayap secara otomatis kembali ke bentuk semula dan memungkinkan kumbang kembali terbang setelah tabrakan.

Baca juga : Ini Biang Kerok Tanah di Jawa Tengah Ambles Setiap Tahun

Para peneliti juga menemukan bahwa dalam beberapa kasus seperti saat kumbang bertabrakan dengan objek tetap seperti tiang. Kumbang akan menggunakan kedua kaki dan sayapnya untuk memperbaiki diri sebelum melanjutkan penerbangan.

Phan dan Park menerapkan temuan ini pada desain MAV jenis baru yang mampu mempertahankan penerbangan bahkan setelah bertabrakan dengan MAV atau objek lain. Mereka menemukan bahwa desain baru lebih tahan terhadap benturan daripada desain sebelumnya.
(fan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Rahasia Salah Satu Kerajaan...
Rahasia Salah Satu Kerajaan Terkuat di Peru Berasal dari Burung-Burung
Ilmuwan Temukan Jawaban...
Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Manusia Tidak Punya Ekor
Filter Mulut Ikan Hilangkan...
Filter Mulut Ikan Hilangkan 99 Persen Mikroplastik dari Limbah
PwC Resmi Buka Hub di...
PwC Resmi Buka Hub di Yogyakarta, Bidik Talenta AI dan Operasional Jateng
Ilmuwan Rusia Ciptakan...
Ilmuwan Rusia Ciptakan Obat yang Mengubah Struktur dalam Tubuh Manusia
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Rekomendasi
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Berita Terkini
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Infografis
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved