Inggris Jadi Negara Pertama Gunakan Vaksin Covid-19

Selasa, 01 Desember 2020 - 01:15 WIB
loading...
Inggris Jadi Negara...
Ilustrasi. DOK/IST
A A A
Inggris - Pemerintah Inggris akan menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 yaitu BioNTech SE dan Pfizer Inc minggu depan. Berdasarkan laporan Financial Times, pada Sabtu (28/11/2020) mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya mencatat bahwa pengiriman vaksin dimulai dalam beberapa jam setelah persetujuannya.

Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa vaksin Pfizer-BioNTech memiliki tingkat efektif 95% dalam mencegah penyebaran Covid-19. Namun, Inggris pun telah memesan 40 juta dosis dan berencana untuk melakukan imunisasi pertama paling cepat pada 7 Desember 2020.

Baca juga : Terinspirasi Flora dan Fauna, Rolls-Royce Kenalkan Warna Baru

Selain vaksin Pfizer-BioNTech, negeri Ratu Elisabeth tersebut juga telah memperoleh 100 juta dosis vaksin yang dikembangkan oleh AstraZeneca dan Universitas Oxford. Mereka telah meminta regulator medis dari Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) pada Jumat (27/11/2020) untuk menilai kemungkinan peluncuran vaksin.

Nadhim Zahawi, yang saat ini menjabat sebagai menteri bisnis junior akan bertanggung jawab atas penyebaran vaksin Covid-19 di negara tersebut. Keputusan ini dibuat Sabtu (28/11/2020) pagi dan diumumkan oleh Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Pfizer-BioNTech baru-baru ini mengumumkan bahwa vaksin mereka 95% efektif setelah perusahaan AS Moderna mengumumkan efektifitas vaksinnya sebesar 95%. Namun, vaksin mRNA (Moderna) belum pernah digunakan pada orang sebelumnya.

Pfizer-BioNTech melaporkan bahwa vaksin mereka tidak memiliki efek samping yang serius. Satu-satunya efek samping yang patut dicatat menurut data mereka adalah sakit kepala dan kelelahan yang hanya dilaporkan oleh sekitar 2% peserta uji coba vaksin.

Ada juga beberapa kekhawatiran bahwa vaksin tidak akan efektif jika digunakan oleh orang tua. Namun, perusahaan melaporkan bahwa itu tidak terjadi karena kemanjuran yang diamati pada orang dewasa di atas 65 tahun mencapai lebih dari 94%.

Baca juga : Rencana Redupkan Matahari Tuai Kritik dan Penuh Kontroversi

Mengutip dari laman Interesting Enginering, uji coba vaksin Pfizer-BioNTech dilakukan pada mereka yang memiliki latar belakang berbeda mulai dari usia hingga etnis tertentu. Sebanyak 42% dari semua peserta berasal dari latar belakang etnis yang beragam dan 41% berusia antara 56 dan 85.

Pfizer-BioNTech juga telah mengumumkan bahwa harapan mereka dapat memproduksi 50 juta dosis vaksin pada akhir tahun ini dan 1,3 miliar hingga akhir 2021. Produksi ini diperkirakan karena setiap orang membutuhkan dua dosis vaksin saat dirawat.
(fan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arkeolog Uji Kebenaran...
Arkeolog Uji Kebenaran Makam Penyihir Merlin di Skotlandia
Ilmuwan Ungkap Rahasia...
Ilmuwan Ungkap Rahasia Umur Panjang Raja dan Ratu Inggris
Penemuan Maritim Paling...
Penemuan Maritim Paling Bersejarah, Bangkai Kapal Pembawa Calon Raja Inggris Tergolek di Pantai
Bangkitkan Pariwisita...
Bangkitkan Pariwisita di Yogyakarta, Traveloka Dorong Akselerasi Vaksinasi Nasional
Ilmuwan Beberkan Penyebab...
Ilmuwan Beberkan Penyebab Efek Samping Usai Disuntik Vaksin COVID-19
Riset Sebut Orang yang...
Riset Sebut Orang yang Sudah Divaksin COVID-19 Tak Aman dengan Mutasi P.1
Ini Alasan Kenapa Tentara...
Ini Alasan Kenapa Tentara Penjaga Ratu Inggris Menggunakan Topi Tinggi
Menyingkap Misteri Pembunuhan...
Menyingkap Misteri Pembunuhan Pangeran Muda oleh Raja Richard III
Rumitnya Distribusi...
Rumitnya Distribusi Vaksin Covid-19 Buat Masyarakat Miskin Afrika
Rekomendasi
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Lonjakan Arus Mudik...
Lonjakan Arus Mudik di GT Kalikangkung Capai 5,8 Persen, Polisi: Tahun Ini Ada Anomali
26 Jenderal Baru Polri...
26 Jenderal Baru Polri Dilantik Sehari sebelum Lebaran, Lengkap dengan Jabatannya
Berita Terkini
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
1 jam yang lalu
AI Akan Gantikan Posisi...
AI Akan Gantikan Posisi 4 Ribu Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara
5 jam yang lalu
Teknologi Penerjemah...
Teknologi Penerjemah AI DeepSeek Bantu Misi Penyelamatan di Myanmar
6 jam yang lalu
Jamur di kaki Katak...
Jamur di kaki Katak Bikin Ilmuwan Ketakutan, Ini Penyebabnya
9 jam yang lalu
ChatGPT Tambah 1 Juta...
ChatGPT Tambah 1 Juta Pengguna Baru dalam Satu Jam setelah Tren Studio Ghibli
1 hari yang lalu
Spesifikasi dan Harga...
Spesifikasi dan Harga Google Pixel 9a, HP Terjangkau Kaya Fitur AI yang Tidak Masuk Indonesia
1 hari yang lalu
Infografis
5 Negara Terancam setelah...
5 Negara Terancam setelah Donald Trump Kembali Jadi Presiden AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved