Google Diam-diam Menguntit Anda, Begini Cara Menghentikannya

Senin, 30 November 2020 - 01:32 WIB
loading...
Google Diam-diam Menguntit...
Suka tidak suka Google secara aktif melacak para penggunanya. Jika tak suka, maka Anda bisa menghentikannya dengan imbas mengurangi kemampuan aplikasi. Foto/Ist
A A A
MOUNTAIN VIEW - Google telah bekerja di hampir setiap aspek kehidupan pengguna perangkat pintar . Jaringan raksasa mesin pencarian ini bekerja pada aplikasi dan layanan yang saling terkait menangkap, berbagi, dan mengandalkan banyak informasi pribadi tentang penggunanya. (Baca juga: DPR-Pemerintah Sepakati 12 DIM RUU Perlindungan Data Pribadi )

Google sanggup melacak riwayat penelusuran pengguna , misalnya, serta lokasi perangkat seluler, iklan dilihat, video ditonton, dan masih banyak lagi yang penggunanya lakukan dengan ponsel, tablet, serta perangkat cerdas lainnya .

Jika mau, Anda dapat mengkonfigurasi Google untuk berhenti menguntit -setidaknya, sebagian besar. Dengan risiko, Anda akan kehilangan manfaat dari semua fitur personalisasi Google.

Cara Menghentikan Google Melacak Pengguna
Apa pun perangkat yang digunakan, Anda dapat menonaktifkan sebagian besar fitur pelacakan Google. Di iPhone, Anda dapat dengan mudah menonaktifkan pelacakan Riwayat Lokasi Google.

Di ponsel Android, kita dapat menonaktifkan Riwayat Lokasi dan pelacakan lokasi untuk seluruh perangkat atau aplikasi individu Anda. Di komputer, Anda juga dapat menonaktifkan Google dari menggunakan setelan Akun Google Anda di browser web.

Apa pun cara yang dipilih untuk menonaktifkan fitur pelacakan Google, Anda biasanya menggunakan pengaturan Akun Google yang sama. Untuk sebagian besar, Google melacak pengguna berdasarkan akunnya, bukan perangkat Anda.

Jadi jika menonaktifkan pelacakan Google menggunakan setelan Aktivitas Web & Aplikasi atau Riwayat Lokasi, Anda mematikan pelacakan di setiap perangkat yang menggunakan Akun Google spesifik tersebut.

Ada pengecualian penting. Di setelan Riwayat Lokasi, Anda dapat mengeklik "Perangkat di akun ini" untuk melihat semua ponsel dan tablet sedang dilacak. Anda dapat memilih untuk tidak mencentang perangkat mana pun untuk menghentikan Google melacaknya. Ini memungkinkan Google melacak beberapa aktivitas Anda, tetapi tidak semuanya.

Google Diam-diam Menguntit Anda, Begini Cara Menghentikannya

Anda dapat secara selektif menghapus perangkat tertentu dari daftar Google. Dave Johnson/Business Insider

Selain itu, Anda dapat menolak izin aplikasi Google tertentu untuk mengakses layanan lokasi ponsel -ini mencegah Google melacak lokasi Anda bahkan jika membiarkan Layanan Lokasi dihidupkan untuk perangkat lain.

Google Diam-diam Menguntit Anda, Begini Cara Menghentikannya

Di ponsel Anda, Anda dapat menggunakan izin di aplikasi Pengaturan guna menolak kemampuan aplikasi Google mengetahui lokasi pengguna. Dave Johnson/Business Insider

Selain aktivitas web dan pelacakan lokasi, Google juga melacak data lain, khususnya riwayat penayangan YouTube dan detail tentang yang menginformasikan iklan yang Anda lihat online. Anda dapat melihat detail selengkapnya tentang keduanya di halaman Data & personalisasi di setelan akun Google Anda.

Bagian Personalisasi iklan di halaman Data & personalisasi menampilkan banyak informasi tentang apa yang Google ketahui tentang Anda dan bagaimana hal itu diterapkan pada iklan yang Anda tayangkan. Kalau mau, pengguna dapat menonaktifkan personalisasi iklan sepenuhnya (klik tombol untuk menggesernya ke kiri) tetapi ini hanya memengaruhi iklan yang Anda lihat -ini tidak mengurangi jumlah iklan yang ditayangkan, juga tidak mencegah Google untuk melanjutkan mengumpulkan informasi tentang Anda.

Google Diam-diam Menguntit Anda, Begini Cara Menghentikannya

Jika menemukan beberapa informasi personalisasi tentang Anda salah, klik salah satu item, lalu klik "Matikan" untuk menghapusnya dari profil. Dave Johnson/Business Insider
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Iran Gempur Pusat Data...
Iran Gempur Pusat Data Amazon dan Oracle, Google dan YouTube Selanjutnya
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Terbukti Monopoli, KPPU...
Terbukti Monopoli, KPPU Denda Google Rp202,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved