Google Beli Wiz Rp500 Triliun Demi Keamanan Awan, Ada Apa?

Jum'at, 21 Maret 2025 - 15:55 WIB
loading...
Google Beli Wiz Rp500...
Wiz, startup keamanan asal Israel yang baru berusia 5 tahun dan dibeli Google dengan nilai fantastis. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Google akuisisi perusahaan keamanan siber Wiz seharga USD32 miliar, kesepakatan terbesar dalam sejarah perusahaan. Foto:

Google bikin kejutan di akhir Maret 2025. Yakni, mengakusisi perusahaan keamanan siber Wiz senilai USD32 miliar (sekitar Rp502 triliun). Akuisisi ini akan menjadi akuisisi terbesar dalam sejarah raksasa teknologi tersebut.

Ini adalah bagian dari ekspansi agresif Google ke dalam komputasi awan selama ledakan kecerdasan buatan (AI), dimana Google harus bersaing dengan Microsoft dan Amazon.

Jika transaksi tunai ini disetujui oleh regulator, Wiz akan bergabung dengan Google Cloud. Google Cloud akan jadi unit bisnis terpenting Google kedepannya, bagian tidak terpisah dari operasi pencarian dan periklanan yang menyumbang sebagian besar dari USD350 miliar (Rp5.500 triliun) pendapatan tahunan di perusahaan induk Google, Alphabet.

Dengan munculnya AI, divisi awan telah menjadi bintang yang sedang naik daun di Google. Pendapatan tahunan di divisi ini adalah USD26,3 miliar (Rp412 triliun) pada 2022, dan melonjak 64% menjadi USD43,2 miliar (Rp678 triliun) tahun lalu.

Perusahaan Apa Wiz?

Wiz adalah perusahaan rintisan Israel yang baru berusia lima tahun. Didirikan oleh empat teman lama yang bertemu di Israel ketika mereka masih remaja. Pendapatan perusahaan tersebut akan mencapai USD1 miliar (Rp15,6 triliun) tahun ini.

Dimulai di Israel pada 2020, Wiz membuat alat keamanan yang melindungi informasi yang disimpan di pusat data dari kantor pusatnya saat ini di New York.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi...
OpenAI dan NVIDIA Mengadopsi Teknologi Watermark AI Google
Google Merombak Bilah...
Google Merombak Bilah Pencariannya setelah 25 Tahun Diperkenalkan
Gara-gara AI Semakin...
Gara-gara AI Semakin Pintar, Matt Lowrie Tinggalkan Google
Google Luncurkan Fitbit...
Google Luncurkan Fitbit Air, Gelang Pintar Rp1,7 Juta yang Tidak Memiliki Layar
Amazon dan Google Didesak...
Amazon dan Google Didesak Dampak Ungkap Lingkungan Terkait Pusat Data
Buku Saku Digital Well-being...
Buku Saku Digital Well-being Jadi Panduan Orang Tua Awasi Aktivitas Digital Anak
Waymo Ojai, Robotaxi...
Waymo Ojai, Robotaxi Baru Google yang Dikembangkan Bersama Zeekr
Dorong Literasi AI,...
Dorong Literasi AI, Google Indonesia Lantik 2.000 Student Ambassadors
Rekomendasi
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Infografis
Balas Trump, Denmark...
Balas Trump, Denmark Ingin Beli California Rp16.341 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved