Plasma Udara Bakal Gantikan Mesin Jet Berbahan Bakar Fosil

Sabtu, 09 Mei 2020 - 17:26 WIB
loading...
Plasma Udara Bakal Gantikan...
Tim peneliti Universitas Wuhan mendemonstrasikan prototipe mesin yang menggunakan plasma udara gelombang pendek sebagai penggerak jet.
A A A
JAKARTA - Tim peneliti Institut Ilmu Teknologi di Universitas Wuhan telah mendemonstrasikan prototipe mesin yang menggunakan plasma udara gelombang pendek sebagai penggerak jet. Mereka menggambarkan mesin tersebut dalam jurnal AIP Advances.

Alasan pembuatan teknologi ini didasari oleh banyaknya emisi gas rumah yang berasal dari bahan bakar fosil. Ketergantungan manusia pada moda transportasi inilah yang menjadi salah satu sumber pemanasan global.

"Motivasi kerja kami adalah untuk membantu memecahkan masalah pemanasan global karena penggunaan mesin pembakaran bahan bakar fosil oleh manusia untuk mesin-mesin listrik, seperti mobil dan pesawat terbang," kata peneliti Jau Tang, profesor di Universitas Wuhan, dikutip dari Scitechdaily.

Desain prototipe jet thruster plasma dapat menghasilkan tekanan yang sama besarnya dengan mesin jet komersial. Tetapi teknologi ini hanya menggunakan udara dan listrik.

"Dasain kami tidak membutuhkan bahan bakar fosil, dan oleh karena itu, tidak ada emisi karbon yang menyebabkan efek rumah kaca dan pemanasan global," tambahnya.

Selaian padat, cair dan gas, plasma adalah materi keempat yang terdiri dari agregat bermuatan ion. Plasma secara alami ada di tempat-tempat seperti permukaan matahari dan kilat Bumi dan itu juga bisa dihasilkan.

Para peneliti menciptakan jet plasma dengan mengompresi udara menjadi tekanan tinggi. Mereka juga menggunakan gelombang pendek untuk mengionisasi tekanan aliran udara.

Metode ini berbeda dari upaya sebelumnya yang digunakan untuk membuat pendorong jet plasma dalam satu cara. Jet thruster menghasilkan plasma bersuhu tinggi dan bertekanan tinggi hanya dengan menyuntikkan udara dan listrik.

Pendorong jet plasma lainnya seperti wahana antariksa NASA Dawn, menggunakan xenon plasma. Ini tidak dapat mengatasi gesekan di atmosfer Bumi sehingga tidak cukup kuat digunakan dalam transportasi udara.

Prototipe mesin jet plasma dapat mengangkat bola baja 1 kg di atas tabung kuarsa berdiameter 24 milimeter. Tabung ini memiliki udara bertekanan tinggi yang diubah menjadi jet plasma dengan melewati ruang ionisasi gelombang mikro. Kekuatan mengangkat (pendorong) bola baja 1 kg sebanding dengan mesin pesawat jet komersial.

Desain tersebut dapat ditingkatkan ke ukuran jet penuh dengan membangun beberapa pendorong besar yang bersumber dari gelombang pendek berdaya tinggi. Para peneliti juga sedang berupaya meningkatkan efisiensi mesin untuk mencapai tujuannya.

"Hasil kami menunjukkan bahwa mesin jet yang didasari pada gelombang pendek udara plasma dapat menjadi energi alternatif yang layak untuk mesin jet bahan bakar fosil konvensional," kata Tang.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
Juan Persia Vanesya...
Juan Persia Vanesya Siapkan Mental dan Bahasa Inggris untuk Audisi Miss Indonesia 2026
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Prabowo Akan Bertemu...
Prabowo Akan Bertemu Presiden Jerman Frank Walter Steinmeier di Istana Besok, Bahas Apa?
Berita Terkini
Superkomputer Prediksi...
Superkomputer Prediksi 4 Pesepak Bola yang Bersinar di Piala Dunia 2026
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved