Penasaran Kok Bisa Ya Video Seks Pribadi Bocor ke Internet? Ternyata Ini Jawabannya..
Sabtu, 07 November 2020 - 12:33 WIB
loading...
A
A
A
2. Data di Cloud yang Dibobol
![Penasaran Kok Bisa Ya Video Seks Pribadi Bocor ke Internet? Ternyata Ini Jawabannya..]()
Pada 2015, dunia hiburan dihebohkan dengan skandal “Fappening”. Yakni, ketika seorang hacker bisa mengakses akun lebih dari 50 akun iCloud dan 72 akun Gmail milik beragam selebriti wanita Hollywood.
Dari situ, tersebarlah foto-foto pribadi milik aktris Jennifer Lawrence, penyanyi Ariana Grande, serta model Kate Upton ke internet. Ryan Collins, hacker asal Pennsylvanian yang melakukan itu, akhirnya ditangkap dan dipenjara selama 18 bulan.
Artinya, mempercayakan data pribadi ke perusahaan sebesar Apple dan Google pun tidak jadi jaminan data kita aman 100%.
BACA JUGA: Ini Beda Galaxy A51 dan A71, Ponsel Terlaris Samsung di 2020 yang Kini Cuma Rp4 Jutaan
3. Dipinjam Teman/Orang Terdekat
Secanggih apapun keamanan yang diberikan di ponsel, tetap akan mengendalikan faktor manusia. Terutama orang terdekat yang dipercaya. Misalnya saja asisten atau manajer. Bukan tidak mungkin data pribadi bisa terbesar karena memang sengaja disebarkan oleh orang-orang yang dipercaya. Kalau sudah begini, password pun tidak berarti.

Pada 2015, dunia hiburan dihebohkan dengan skandal “Fappening”. Yakni, ketika seorang hacker bisa mengakses akun lebih dari 50 akun iCloud dan 72 akun Gmail milik beragam selebriti wanita Hollywood.
Dari situ, tersebarlah foto-foto pribadi milik aktris Jennifer Lawrence, penyanyi Ariana Grande, serta model Kate Upton ke internet. Ryan Collins, hacker asal Pennsylvanian yang melakukan itu, akhirnya ditangkap dan dipenjara selama 18 bulan.
Artinya, mempercayakan data pribadi ke perusahaan sebesar Apple dan Google pun tidak jadi jaminan data kita aman 100%.
BACA JUGA: Ini Beda Galaxy A51 dan A71, Ponsel Terlaris Samsung di 2020 yang Kini Cuma Rp4 Jutaan
3. Dipinjam Teman/Orang Terdekat
Secanggih apapun keamanan yang diberikan di ponsel, tetap akan mengendalikan faktor manusia. Terutama orang terdekat yang dipercaya. Misalnya saja asisten atau manajer. Bukan tidak mungkin data pribadi bisa terbesar karena memang sengaja disebarkan oleh orang-orang yang dipercaya. Kalau sudah begini, password pun tidak berarti.
Lihat Juga :