Wow, 500.000 Akun Zoom Diduga Dijual Murah di Dark Web

Rabu, 15 April 2020 - 20:52 WIB
loading...
Wow, 500.000 Akun Zoom...
Zoom patut mendapat sorotan ketika bicara keamanan siber. BleepingComputer (via Mashable) baru saja melaporkan penemuan lebih dari 500.000 kredensial akun Zoom untuk dijual di situs gelap atau Dark Web. Foto/Phone Arena
A A A
JAKARTA - Aplikasi konferensi video, Zoom, tengah naik daun di tengah tren belajar dan bekerja dari rumah akibat pandemik virus Corona di dunia. Sayangnya, aplikasi memiliki andil dalam masalah privasi dan keamanan dalam beberapa bulan terakhir.

Bahkan CEO-nya, Eric Yuan, harus menghentikan sementara pengembangan fitur-fitur baru aplikasi guna memastikan perusahaan dapat mengatasi masalah privasi.

Ya, Zoom patut mendapat sorotan ketika kita bicara keamanan siber. BleepingComputer (via Mashable) baru saja melaporkan penemuan lebih dari 500.000 kredensial akun Zoom untuk dijual di Dark Web (situs gelap) dan di forum peretas. Dilaporkan, kredensial akun telah diperoleh oleh peretas melalui isian kredensial.
Wow, 500.000 Akun Zoom Diduga Dijual Murah di Dark Web

Jenis serangan keamanan siber ini biasanya terdiri dari peretas yang mendapatkan kredensial seperti alamat email dan kata sandi, serta menggunakannya dengan akun lain untuk mencoba mendapatkan akses tidak sah ke platform.

Beberapa kredensial yang dicuri dilaporkan tidak digunakan lagi. Tetapi beberapa di antaranya masih digunakan alias akun valid. Perusahaan intelijen Cybersecurity Cyble menginformasikan BleepingComputer bahwa mereka telah memerhatikan akun Zoom yang dijual pada 1 April 2020. Menariknya, informasi yang tersedia juga termasuk URL rapat pribadi, kunci host, bersama email dan kata sandi.
Wow, 500.000 Akun Zoom Diduga Dijual Murah di Dark Web

Hal ini menjadi bahaya jika korban menggunakan kata sandi yang sama pada platform berbeda. Selain itu, kredensial yang dicuri mungkin bukan dari pelanggaran keamanan langsung Zoom, tapi lebih mungkin, informasi itu telah dikumpulkan sebelumnya dari database info akun pengguna yang dicuri dan kemudian diuji dengan akun Zoom.

Laman Phone Arena menyebutkan, Sybersecurity Cyble sengaja membeli 530.000 kredensial seharga Rp32 perak per akun dengan tujuan memperingatkan para pengguna tersebut bahwa kredensial mereka tersedia di Dark Web. Pengguna yang terpengaruh dapat mengubah kata sandinya dan memastikan mengubahnya.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kejahatan AI Tidak Terkendali,...
Kejahatan AI Tidak Terkendali, Eropa Awasi Ketat Deepfake
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
Dibobol 1.000 Kasus...
Dibobol 1.000 Kasus Sehari: Mengapa Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Ganas?
Claude Diperdaya Peretas...
Claude Diperdaya Peretas untuk Curi Data dan Dokumen Rahasia Meksiko
Keamanan Siber: Saat...
Keamanan Siber: Saat Ancaman AI Global Ditangkis Inovasi Lokal Indonesia
Orang Indonesia Suka...
Orang Indonesia Suka Gratisan tapi Buta Keamanan, Pakar Desak Anti-Virus Wajib Bawaan Pabrik
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
Zentara Perusahaan Keamanan...
Zentara Perusahaan Keamanan Siber di Indonesia Raih Sertifikasi Sistem Manajemen AI
Nurul Arifin Sebut Akun...
Nurul Arifin Sebut Akun Medsos Wajib Pakai Nomor HP Bisa Jadi Tameng Indonesia Lawan Kejahatan Siber
Rekomendasi
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp11.000 per Gram, Ini Rincian Lengkapnya
Tio Pakusadewo Dirawat...
Tio Pakusadewo Dirawat Akibat Gangguan Jantung, Dewi Irawan Buka Donasi
Rekrutmen 3.053 Guru...
Rekrutmen 3.053 Guru PPPK Sekolah Rakyat Dibuka 8 Juni 2026, Lengkapi Persyaratan Ini
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved