Lembaga Riset Bekingan Rusia Dituding Sebar Malware Berbahaya
Minggu, 25 Oktober 2020 - 11:19 WIB
loading...
A
A
A
Departemen Keuangan juga mengatakan, tahun lalu para penyerang di balik malware itu dilaporkan memindai dan menyelidiki setidaknya 20 utilitas listrik di Amerika Serikat untuk mencari kerentanan.
“Kami sekali lagi menekankan tidak sahnya pembatasan sepihak apa pun. Rusia, tidak seperti Amerika Serikat, tidak melakukan operasi ofensif di domain dunia maya," kata Anatoly Antonov, Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat, di media sosial seperti dikutip Reuters.
"Kami menyerukan kepada Amerika Serikat untuk meninggalkan praktik keji dari tuduhan tidak berdasar," katanya lagi.
Pejabat AS telah mengajukan banyak dakwaan terhadap peretas di Rusia, China dan Iran, sekaligus memberlakukan sanksi serta mengeluarkan beberapa peringatan tentang intrusi digital yang didukung negara.
Para ahli melihat aktivitas tersebut saat Amerika Serikat memperingatkan kekuatan musuh untuk tidak ikut campur dalam Pilpres pada 3 November, kurang dari dua pekan lagi. (Baca juga: Ditlantas Polda Metro Minta Masyarakat Tunda Liburan Akhir Pekan )
“Kami sekali lagi menekankan tidak sahnya pembatasan sepihak apa pun. Rusia, tidak seperti Amerika Serikat, tidak melakukan operasi ofensif di domain dunia maya," kata Anatoly Antonov, Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat, di media sosial seperti dikutip Reuters.
"Kami menyerukan kepada Amerika Serikat untuk meninggalkan praktik keji dari tuduhan tidak berdasar," katanya lagi.
Pejabat AS telah mengajukan banyak dakwaan terhadap peretas di Rusia, China dan Iran, sekaligus memberlakukan sanksi serta mengeluarkan beberapa peringatan tentang intrusi digital yang didukung negara.
Para ahli melihat aktivitas tersebut saat Amerika Serikat memperingatkan kekuatan musuh untuk tidak ikut campur dalam Pilpres pada 3 November, kurang dari dua pekan lagi. (Baca juga: Ditlantas Polda Metro Minta Masyarakat Tunda Liburan Akhir Pekan )
(iqb)
Lihat Juga :