TikTok Perluas Larangan Aturan Ujaran Kebencian
Minggu, 25 Oktober 2020 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, perusahaan juga menghapus konten yang merugikan komunitas LGBTQ+.
"Kami juga menghapus konten yang menyakiti komunitas LGBTQ+ dengan menghapus ide-ide kebenciaan, termasuk konten yang mempromosikan terapi konversi dan ide bahwa tidak ada yang terlahir sebagai LGBTQ+," ungkap pihak TikToK.
Para pegiat di Sleeping Giants, sebuah kampanye anti-kebencian, menyambut baik perubahan kebijakan tersebut, tetapi mengatakan keefektifannya masih harus terus dipantau.
"Ujian sebenarnya, seperti biasa, adalah penegakan hukum," cuit mereka.
“Bandingkan ini dengan Facebook dan YouTube , yang hanya mengambil langkah-langkah seperti ini ketika didorong oleh pengiklan atau ketika itu bijaksana secara politik," sambungnya.
"Kami juga menghapus konten yang menyakiti komunitas LGBTQ+ dengan menghapus ide-ide kebenciaan, termasuk konten yang mempromosikan terapi konversi dan ide bahwa tidak ada yang terlahir sebagai LGBTQ+," ungkap pihak TikToK.
Para pegiat di Sleeping Giants, sebuah kampanye anti-kebencian, menyambut baik perubahan kebijakan tersebut, tetapi mengatakan keefektifannya masih harus terus dipantau.
"Ujian sebenarnya, seperti biasa, adalah penegakan hukum," cuit mereka.
“Bandingkan ini dengan Facebook dan YouTube , yang hanya mengambil langkah-langkah seperti ini ketika didorong oleh pengiklan atau ketika itu bijaksana secara politik," sambungnya.
(wbs)
Lihat Juga :