WhatsApp Business Akan Jadi Alat Facebook untuk Kumpulkan Cuan
Kamis, 22 Oktober 2020 - 22:10 WIB
loading...
Transaksi/belanja di WhatsApp Business menjadi fitur baru yang bisa dimanfaatkan oleh UKM.
A
A
A
JAKARTA - Sejak diluncurkan pada 2018, pengguna WhatsApp Business terus meroket. Bahkan, saat ini ada 175 juta orang mengirim pesan ke akun WhatsApp Business setiap harinya. BACA JUGA :4 Kamera, 64 MP, Rp3 jutaan, Ini Fitur Kamera Terbaik Poco X3 NFC
Karena itu, platform ini yang akan dijadikan WhatsApp sebagai sumber pundi-pundi untuk mendapatkan uang. Karena sejak dibeli Facebook pada 2014 senilai USD19 miliar, WhatsApp sama sekali tidak menyumbang pendapatan sepeserpun. Dan dalam waktu dekat hal itu berubah.
Itu karena satu fitur: Tombol Belanja di WhatsApp. Dimana pengguna WhatsApp nantinya akan bisa langsung bertransaksi dengan toko/UKM pemilik WhatsApp Business langsung dari aplikasi WhatsApp.
Tentu saja, fitur tersebut sudah di dukung oleh ekosistem yang kuat. Pertama, sudah sangat banyak UKM/pebisnis di Indonesia yang memanfaatkan WhatsApp Business untuk menunjang usaha mereka.
Baik untuk menerima pesanan, menjawab pertanyaan, memajang katalog barang danganan, atau bahkan menjawab komplain.
Kedua, karakter pengguna di Indonesia yang sangat tech savvy atau melek teknologi.
Tombol belanja baru tersebut dirilis di beberapa negara sekaligus. Termasuk Indonesia sebagai salah satu negara pertama yang mendapatkannya.
Karena itu, platform ini yang akan dijadikan WhatsApp sebagai sumber pundi-pundi untuk mendapatkan uang. Karena sejak dibeli Facebook pada 2014 senilai USD19 miliar, WhatsApp sama sekali tidak menyumbang pendapatan sepeserpun. Dan dalam waktu dekat hal itu berubah.
Itu karena satu fitur: Tombol Belanja di WhatsApp. Dimana pengguna WhatsApp nantinya akan bisa langsung bertransaksi dengan toko/UKM pemilik WhatsApp Business langsung dari aplikasi WhatsApp.
Tentu saja, fitur tersebut sudah di dukung oleh ekosistem yang kuat. Pertama, sudah sangat banyak UKM/pebisnis di Indonesia yang memanfaatkan WhatsApp Business untuk menunjang usaha mereka.
Baik untuk menerima pesanan, menjawab pertanyaan, memajang katalog barang danganan, atau bahkan menjawab komplain.
Kedua, karakter pengguna di Indonesia yang sangat tech savvy atau melek teknologi.
Tombol belanja baru tersebut dirilis di beberapa negara sekaligus. Termasuk Indonesia sebagai salah satu negara pertama yang mendapatkannya.
Lihat Juga :