Inilah Tempat Akurat saat Nabi Musa Membelah Laut Merah
Selasa, 04 Maret 2025 - 02:30 WIB
loading...
Lokasi Nabi Musa membelah Laut Merah. FOTO/ FOX NEWS
A
A
A
KAIRO - Para ilmuwan yang menyelidiki wilayah Laut Merah yang belum dijelajahi telah menemukan perangkap alam yang berbahaya di dasar laut dan dikaitkan dengan kisah Nabi Musa.
BACA JUGA - Kisah Nabi Yosua Dituduh Membunuh Nabi Musa
Mereka mengidentifikasi kolam air asin yang terletak hampir 4.000 kaki di bawah permukaan Teluk Aqaba. Kolam ini sepuluh kali lebih asin daripada air laut biasa dan hanya memiliki sedikit atau tidak ada oksigen, sehingga menciptakan lingkungan yang mematikan bagi organisme apa pun yang mendekat.
Para ahli meyakini kondisi bawah laut yang ekstrem ini dapat menyerupai lingkungan yang tidak bersahabat di Bumi purba , memberikan gambaran sekilas tentang jenis kondisi di mana kehidupan mungkin pertama kali bermula di laut dalam.
Studi yang dimuat di jurnal Nature ini memberikan pandangan yang lebih mendalam tentang penemuan yang luar biasa ini. Dengan hanya sekitar 40 kolam air garam yang pernah diidentifikasi di Laut Merah, Mediterania, dan Teluk Amerika yang baru-baru ini diberi nama, temuan ini menambahkan lapisan yang langka dan signifikan pada pemahaman kita tentang lingkungan bawah laut yang ekstrem tersebut.
BACA JUGA - Kisah Nabi Yosua Dituduh Membunuh Nabi Musa
Mereka mengidentifikasi kolam air asin yang terletak hampir 4.000 kaki di bawah permukaan Teluk Aqaba. Kolam ini sepuluh kali lebih asin daripada air laut biasa dan hanya memiliki sedikit atau tidak ada oksigen, sehingga menciptakan lingkungan yang mematikan bagi organisme apa pun yang mendekat.
Para ahli meyakini kondisi bawah laut yang ekstrem ini dapat menyerupai lingkungan yang tidak bersahabat di Bumi purba , memberikan gambaran sekilas tentang jenis kondisi di mana kehidupan mungkin pertama kali bermula di laut dalam.
Studi yang dimuat di jurnal Nature ini memberikan pandangan yang lebih mendalam tentang penemuan yang luar biasa ini. Dengan hanya sekitar 40 kolam air garam yang pernah diidentifikasi di Laut Merah, Mediterania, dan Teluk Amerika yang baru-baru ini diberi nama, temuan ini menambahkan lapisan yang langka dan signifikan pada pemahaman kita tentang lingkungan bawah laut yang ekstrem tersebut.
Lihat Juga :