Ruang Angkasa Punya 24 Planet yang Lebih Ramah untuk Manusia Dibanding Bumi

Sabtu, 10 Oktober 2020 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Mencari Kehidupan
Tidak mungkin mengevaluasi exoplanet yang jauh berdasarkan semua kriteria ini. Misalnya, tidak ada cara untuk menghitung luas daratan sebuah planet ekstrasurya, apalagi bagaimana distribusinya.

Tetapi berdasarkan faktor-faktor yang dapat diukur, seperti jenis bintang dan radius planet, para peneliti mengasah objek yang tampaknya memenuhi kriteria tersebut dan telah ditemukan oleh teleskop Kepler. Mereka menemukan 24 Objek Kepler Menarik, yang merupakan objek yang mungkin planet.

Dua dari 24 objek itu telah dikonfirmasi sebagai exoplanet (Kepler 1126 b dan Kepler-69c). Beberapa yang lain mungkin tercatat sebagai planet palsu.

Dari 24 objek itu, sembilan mengorbit di sekitar tipe bintang yang tepat, 16 berada dalam rentang usia yang tepat, dan lima berada dalam rentang suhu yang tepat. Hanya satu kandidat, KOI 5715,01, yang berada dalam kisaran yang tepat untuk ketiga kategori tersebut, tetapi suhu permukaan planet yang sebenarnya bergantung pada kekuatan efek rumah kaca di atmosfernya, tulis para peneliti.

Sebanyak 24 planet yang mungkin bisa dihuni semuanya berjarak lebih dari 100 tahun cahaya. Beberapa mungkin terlalu jauh untuk dipelajari saat ini bahkan dengan teleskop terkuat sekalipun.

Kepler-69c, misalnya, berjarak lebih dari 2.000 tahun cahaya. Artinya para astronom mungkin tidak dapat memeriksanya lebih dekat untuk mencari tanda-tanda kehidupan dalam waktu dekat ini. Namun penting untuk menunjukkan dengan tepat apa yang membuat planet "dapat dihuni", tulis Schulze-Makuch dan rekan-rekannya.

Sebab ada kemungkinan salah satu planet ini akan ditemukan dalam 100 tahun cahaya. Jika demikian, tulis mereka, planet itu harus menjadi tempat pertama penduduk Bumi berpaling untuk mengetahui apakah ada kehidupan lain di alam semesta. (Baca juga: Samsung Galaxy M51 Siap Pre-Order di Indonesia Besok, Baterainya Raksasa! )
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apakah Kehidupan di...
Apakah Kehidupan di Planet Mirip Bumi K2-18b Memang Ada?
Jawaban Mengapa Planet...
Jawaban Mengapa Planet Saudara Bumi Kehilangan Semua Airnya Terkuak!
Fenomena Alam Juli 2025:...
Fenomena Alam Juli 2025: Matahari Lambat Terbenam hingga Jarak Bumi Semakin Menjauh
lmuwan China Temukan...
lmuwan China Temukan Planet Bumi Super
Sesuatu yang Tersembunyi...
Sesuatu yang Tersembunyi di Pluto Akhirnya Terpecahkan
Objek Baru Berbentuk...
Objek Baru Berbentuk seperti Bola Ditemukan di Luar Angkasa
Menegakkan Marwah di...
Menegakkan Marwah di Langit dan Optimalisasi Tata Kelola Lintas Sektor Pascainsiden Lampung
Mengapa Manusia Tak...
Mengapa Manusia Tak ke Bulan Lagi setelah Lebih dari 50 Tahun? Ini Jawabannya
ASSI Tekankan Pentingnya...
ASSI Tekankan Pentingnya Jaga Kedaulatan Teknologi Ruang Angkasa Indonesia
Rekomendasi
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
3 Turnamen Sepak Bola...
3 Turnamen Sepak Bola Putri Bertajuk Womens Soccer Trilogy 2026 Siap Digelar di Kudus
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
MiG-31BM, Jet Tempur...
MiG-31BM, Jet Tempur Rusia yang Mampu Awasi Ruang Angkasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved