Universitas Dian Nusantara Bahas Dampak COVID-19 Bareng Kampus Internasional
Minggu, 27 September 2020 - 06:55 WIB
loading...
A
A
A
“Konferensi ini diadakan sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan profesionalisme dan pemberdayaan pihak-pihak terkait khususnya di bidang manajemen, bisnis dan ekonomi, teknologi, dan pendidikan. Oleh karena itu, Fakultas Bisnis dan Ilmu Sosial Universitas Dian Nusantara, mengajukan kontribusi terkait isu-isu yang diuraikan di atas dari perspektif akademisi dan praktik yang bertema ‘Konferensi Internasional tentang Lingkungan, Teknologi Bisnis, dan Pendidikan Pasca Covid-19’,” kata Prof Suharyadi.
Panitia The International Conference on Environment, Business Technology, and Education on Post Covid-19 berpendapat bahwa wabah COVID-19 adalah pengingat tajam bahwa pandemik, seperti bencana yang jarang terjadi lainnya, telah terjadi di masa lalu dan akan terus terjadi di masa depan. “Bahkan jika kita tidak dapat mencegah munculnya virus berbahaya, kita harus bersiap untuk mengurangi pengaruhnya terhadap masyarakat. Masalah khusus ini merupakan upaya global untuk mengatasi beberapa masalah terkait pandemi yang mempengaruhi masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut dijelaskan, upaya nasional berskala besar untuk memanfaatkan dukungan teknologi pembelajaran jarak jauh, pendidikan jarak jauh, dan pembelajaran online selama pandemi COVID-19 muncul dan berkembang dengan cepat. Krisis dapat mengubah dunia dan pandangan global semua orang.
“Itu juga dapat mengajari kita tentang bagaimana pendidikan perlu diubah untuk dapat lebih mempersiapkan pelajar muda kita untuk apa yang mungkin ada di masa depan. Wabah saat ini telah menciptakan konsekuensi ekonomi yang parah di seluruh dunia, dan sepertinya tidak ada negara mana pun yang tidak akan terpengaruh. Hal ini tidak hanya berdampak pada perekonomian global, tetapi juga bagi seluruh aspek kehidupan masyarakat,” paparnya. (Baca juga: Cerita Proses Pembuatan Vaksin yang Sukses Dikembangkan Melawan Virus )
Panitia The International Conference on Environment, Business Technology, and Education on Post Covid-19 berpendapat bahwa wabah COVID-19 adalah pengingat tajam bahwa pandemik, seperti bencana yang jarang terjadi lainnya, telah terjadi di masa lalu dan akan terus terjadi di masa depan. “Bahkan jika kita tidak dapat mencegah munculnya virus berbahaya, kita harus bersiap untuk mengurangi pengaruhnya terhadap masyarakat. Masalah khusus ini merupakan upaya global untuk mengatasi beberapa masalah terkait pandemi yang mempengaruhi masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut dijelaskan, upaya nasional berskala besar untuk memanfaatkan dukungan teknologi pembelajaran jarak jauh, pendidikan jarak jauh, dan pembelajaran online selama pandemi COVID-19 muncul dan berkembang dengan cepat. Krisis dapat mengubah dunia dan pandangan global semua orang.
“Itu juga dapat mengajari kita tentang bagaimana pendidikan perlu diubah untuk dapat lebih mempersiapkan pelajar muda kita untuk apa yang mungkin ada di masa depan. Wabah saat ini telah menciptakan konsekuensi ekonomi yang parah di seluruh dunia, dan sepertinya tidak ada negara mana pun yang tidak akan terpengaruh. Hal ini tidak hanya berdampak pada perekonomian global, tetapi juga bagi seluruh aspek kehidupan masyarakat,” paparnya. (Baca juga: Cerita Proses Pembuatan Vaksin yang Sukses Dikembangkan Melawan Virus )
(iqb)
Lihat Juga :