Didukung Infrastruktur Digital, ModCenter Percepat Engineering dan Instalasi Industri
Senin, 06 Juli 2026 - 13:12 WIB
loading...
A
A
A
Di Indonesia, proses modifikasi enclosure yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan jam kini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 30 menit dengan menggunakan teknologi Perforex.
Sistem ini juga terintegrasi dengan EPLAN, platform digital engineering yang digunakan untuk merancang sistem kelistrikan, aplikasi otomasi, serta panel industri sebelum memasuki tahap produksi.
Integrasi antara EPLAN dan Perforex memungkinkan data engineering mengalir secara langsung ke proses manufaktur tanpa memerlukan transfer data manual, sehingga menciptakan alur kerja digital yang terhubung mulai dari tahap desain, produksi, hingga implementasi.
Pendekatan digital engineering yang terintegrasi ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap solusi yang lebih cepat, presisi, dan efisien.
Dengan menghubungkan proses engineering, manufaktur, dan operasional dalam satu ekosistem digital, perusahaan dapat meminimalkan pekerjaan manual, meningkatkan konsistensi kualitas, serta mempercepat penyelesaian proyek.
Model kerja yang saling terkoneksi ini dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun sistem manufaktur yang lebih cerdas, fleksibel, dan berdaya saing global.
Berdasarkan studi Rittal mengenai otomasi dalam proses panel building, integrasi digital engineering dan manufaktur otomatis dapat menghasilkan efisiensi proses hingga 74 persen dibandingkan metode konvensional dalam kondisi tertentu.
Sistem ini juga terintegrasi dengan EPLAN, platform digital engineering yang digunakan untuk merancang sistem kelistrikan, aplikasi otomasi, serta panel industri sebelum memasuki tahap produksi.
Integrasi antara EPLAN dan Perforex memungkinkan data engineering mengalir secara langsung ke proses manufaktur tanpa memerlukan transfer data manual, sehingga menciptakan alur kerja digital yang terhubung mulai dari tahap desain, produksi, hingga implementasi.
Pendekatan digital engineering yang terintegrasi ini menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap solusi yang lebih cepat, presisi, dan efisien.
Dengan menghubungkan proses engineering, manufaktur, dan operasional dalam satu ekosistem digital, perusahaan dapat meminimalkan pekerjaan manual, meningkatkan konsistensi kualitas, serta mempercepat penyelesaian proyek.
Model kerja yang saling terkoneksi ini dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun sistem manufaktur yang lebih cerdas, fleksibel, dan berdaya saing global.
Berdasarkan studi Rittal mengenai otomasi dalam proses panel building, integrasi digital engineering dan manufaktur otomatis dapat menghasilkan efisiensi proses hingga 74 persen dibandingkan metode konvensional dalam kondisi tertentu.
(wbs)
Lihat Juga :