Manfaat Tersembunyi Donor Darah Rutin untuk Kesehatan
Jum'at, 03 Juli 2026 - 20:58 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Direktur PT Hankook Tire Indonesia, Jung Jinkyun, juga turut mendonorkan darahnya bersama para karyawan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong partisipasi aktif pada aksi kemanusiaan.
"Kami percaya bahwa setiap kantong darah yang didonasikan memiliki arti yang sangat besar bagi mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami terus mendorong partisipasi karyawan dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tutur Jung.
Journal of Blood Medicinemenerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa donor darah secara rutin dapat membantu menurunkan viskositas (kekentalan) darah. Viskositas darah yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya sumbatan pada pembuluh darah yang dapat memicu stroke atau penyakit jantung koroner.
Selain itu, studi tersebut juga menunjukkan bahwa donor darah membantu tubuh dalam meregulasi kadar zat besi. Kadar zat besi yang terlalu tinggi dalam darah (overload) diketahui dapat memicu stres oksidatif yang merusak sel-sel tubuh. Dengan mendonor secara teratur, cadangan zat besi tetap berada dalam level yang sehat, sehingga menurunkan risiko kerusakan organ hati dan pankreas.
"Kami percaya bahwa setiap kantong darah yang didonasikan memiliki arti yang sangat besar bagi mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami terus mendorong partisipasi karyawan dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tutur Jung.
Journal of Blood Medicinemenerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa donor darah secara rutin dapat membantu menurunkan viskositas (kekentalan) darah. Viskositas darah yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya sumbatan pada pembuluh darah yang dapat memicu stroke atau penyakit jantung koroner.
Selain itu, studi tersebut juga menunjukkan bahwa donor darah membantu tubuh dalam meregulasi kadar zat besi. Kadar zat besi yang terlalu tinggi dalam darah (overload) diketahui dapat memicu stres oksidatif yang merusak sel-sel tubuh. Dengan mendonor secara teratur, cadangan zat besi tetap berada dalam level yang sehat, sehingga menurunkan risiko kerusakan organ hati dan pankreas.
(wbs)
Lihat Juga :