Manfaat Tersembunyi Donor Darah Rutin untuk Kesehatan
Jum'at, 03 Juli 2026 - 20:58 WIB
loading...
Manfaat Tersembunyi Donor Darah Rutin. Foto/ Dok PMI
A
A
A
BEKASI - Donor darah secara rutin memberikan berbagai manfaat nyata, antara lain menjaga kesehatan jantung, menyeimbangkan kadar zat besi, menstimulasi pembentukan sel darah merah baru, serta mendeteksi penyakit menular secara dini.
Selain itu, tindakan ini juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan mendukung kesehatan mental dengan meningkatkan kebahagiaan karena menolong sesama
Sebagai bentuk dukungan kesehatan masyarakat, PT Hankook Tire Indonesia kembali menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi pada Kamis (2/7) di area kantor perusahaan di Cikarang.
Program yang ini merupakan wujud kontribusi berkelanjutan Hankook dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Program donor darah Hankook ini terbagi menjadi tiga gelombang sepanjang tahun untuk meningkatkan partisipasi karyawannya
Setiap kantong darah yang didonasikan tersebut berpotensi membantu hingga tiga pasien melalui pemanfaatan berbagai komponen darah sesuai kebutuhan medis1. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Direktur PT Hankook Tire Indonesia, Jung Jinkyun, juga turut mendonorkan darahnya bersama para karyawan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong partisipasi aktif pada aksi kemanusiaan.
"Kami percaya bahwa setiap kantong darah yang didonasikan memiliki arti yang sangat besar bagi mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami terus mendorong partisipasi karyawan dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tutur Jung.
Journal of Blood Medicinemenerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa donor darah secara rutin dapat membantu menurunkan viskositas (kekentalan) darah. Viskositas darah yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya sumbatan pada pembuluh darah yang dapat memicu stroke atau penyakit jantung koroner.
Selain itu, studi tersebut juga menunjukkan bahwa donor darah membantu tubuh dalam meregulasi kadar zat besi. Kadar zat besi yang terlalu tinggi dalam darah (overload) diketahui dapat memicu stres oksidatif yang merusak sel-sel tubuh. Dengan mendonor secara teratur, cadangan zat besi tetap berada dalam level yang sehat, sehingga menurunkan risiko kerusakan organ hati dan pankreas.
Selain itu, tindakan ini juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan mendukung kesehatan mental dengan meningkatkan kebahagiaan karena menolong sesama
Sebagai bentuk dukungan kesehatan masyarakat, PT Hankook Tire Indonesia kembali menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi pada Kamis (2/7) di area kantor perusahaan di Cikarang.
Program yang ini merupakan wujud kontribusi berkelanjutan Hankook dalam membantu menjaga ketersediaan stok darah sekaligus mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Program donor darah Hankook ini terbagi menjadi tiga gelombang sepanjang tahun untuk meningkatkan partisipasi karyawannya
Setiap kantong darah yang didonasikan tersebut berpotensi membantu hingga tiga pasien melalui pemanfaatan berbagai komponen darah sesuai kebutuhan medis1. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Dalam kegiatan tersebut, Presiden Direktur PT Hankook Tire Indonesia, Jung Jinkyun, juga turut mendonorkan darahnya bersama para karyawan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong partisipasi aktif pada aksi kemanusiaan.
"Kami percaya bahwa setiap kantong darah yang didonasikan memiliki arti yang sangat besar bagi mereka yang membutuhkan. Oleh karena itu, kami terus mendorong partisipasi karyawan dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tutur Jung.
Journal of Blood Medicinemenerbitkan studi di tahun 2021 yang menjelaskan bahwa donor darah secara rutin dapat membantu menurunkan viskositas (kekentalan) darah. Viskositas darah yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya sumbatan pada pembuluh darah yang dapat memicu stroke atau penyakit jantung koroner.
Selain itu, studi tersebut juga menunjukkan bahwa donor darah membantu tubuh dalam meregulasi kadar zat besi. Kadar zat besi yang terlalu tinggi dalam darah (overload) diketahui dapat memicu stres oksidatif yang merusak sel-sel tubuh. Dengan mendonor secara teratur, cadangan zat besi tetap berada dalam level yang sehat, sehingga menurunkan risiko kerusakan organ hati dan pankreas.
(wbs)
Lihat Juga :