Selamat TikTok! Akhirnya Presiden Trump Restui Kesepakatan Bytedance-Oracle

Senin, 21 September 2020 - 15:36 WIB
loading...
A A A
Perlu diingat bahwa larangan Tiktok dan penghapusannya dari PlayStore seharusnya dilakukan pada akhir hari ini. Namun, tampaknya penerimaan ini "pada prinsipnya" akan memungkinkan pengguna AS untuk terus menggunakan aplikasi video pendek berbahasa China tersebut. Meskipun begitu, masih diperlukan kesepakatan final dan formal dari semua pihak.

TikTok Menemukan Jalan Keluar Tetap Eksis di AS
Tidak ada yang menyangka bahwa Zhang Yiming (CEO ByteDance ) dan timnya memiliki jalan keluar ketiga yang menyenangkan bagi mereka. Publik dunia sendiri mengira TikTok pada akhirnya akan dijual atau dilarang. Kesepakatan saat ini melibatkan Bytedance, Oracle, dan Wal-Mart. Ketiga pihak akan bekerja sama untuk memenuhi persyaratan AS dan China.

Kantor pusat TikTok akan tetap berada di Amerika Serikat dan Oracle akan menjadi mitra TikTok dalam kepatuhan keamanan data. Oracle menyediakan layanan arsitektur cloud untuk pengguna AS, tapi TikTok tidak akan mentransfer teknologi atau algoritmanya ke Oracle.

Menurut TikTok, kesepakatan ini akan menciptakan lebih dari 25.000 pekerjaan dalam beberapa tahun ke depan untuk mendukung perkembangan bisnis yang pesat. Perusahaan mengklaim mereka tidak hanya akan "menghasilkan uang", tapi juga akan berintegrasi ke dalam masyarakat Amerika.

TikTok akan memulai babak baru pembiayaan tidak lebih dari 20% dalam periode yang sama. Oracle dan Walmart akan menjadi investor potensial dengan hak tangan pertama. Kedua perusahaan akan menginvestasikan total USD12,5 miliar dalam putaran pembiayaan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
Ketika Karakter Marvel...
Ketika Karakter Marvel dan Star Wars Dibajak oleh AI Seedance 2.0, Hollywood Marah Besar
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Bisnis TikTok AS Resmi...
Bisnis TikTok AS Resmi Dijual, Entitas Baru Dibentuk
ByteDance Respons Soal...
ByteDance Respons Soal Kehadiran Mobil Listrik TikTok
Mobil Listrik TikTok...
Mobil Listrik TikTok Siap Meluncur Tahun Ini, ByteDance Siapkan Kejutan
Akses Live TikTok Dibekukan...
Akses Live TikTok Dibekukan Komdigi, DPR: Penegakan Hukum Jangan Matikan Ekosistem Digital
Rekomendasi
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved