Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Kamis, 04 Juni 2026 - 23:52 WIB
loading...
A
A
A
Dengan spesifikasi itu, Anda bisa ngapain saja?
Nvidia mengklaim Anda bisa mengedit video resolusi 12K, membuat video dengan AI dalam format 4K, hingga bermain gim kelas AAA dengan resolusi 1440p di atas 100 frame per second.
Bahkan, mesin ini sanggup memproses model AI raksasa dengan 120 miliar parameter langsung di dalam laptop, tanpa butuh koneksi internet ke cloud server.
Era Agentic AI: Saat Laptop Berubah Jadi R2D2 Star Wars
Namun, CEO Nvidia Jensen Huang tidak mau RTX Spark hanya dilihat sebagai mesin gaming atau alat editing biasa.
Visi utamanya jauh lebih radikal. Ia ingin mendefinisikan ulang fungsi PC lewat konsep Agentic AI.
Bayangkan AI bukan lagi sekadar chatbot tempat Anda bertanya. Agentic AI adalah entitas cerdas—atau "agen"—yang aktif bergerak, menyusun rencana, terhubung terus-menerus ke berbagai model lokal atau cloud, dan menyelesaikan tugas-tugas rumit untuk Anda secara otomatis.
Menulis kode, membalas email, menyortir dokumen; semua berjalan mandiri di latar belakang, tanpa henti.
Huang mengibaratkannya dengan ponsel pintar. "Hari ini, saat Anda menggunakan smartphone Anda, satu-satunya hal yang tidak Anda lakukan dengannya adalah melakukan panggilan telepon," ucapnya.
Laptop masa depan pun akan bernasib sama. Anda tidak lagi repot-repot mengetik perintah manual. Komputer Anda akan menjadi asisten pintar.
Nvidia mengklaim Anda bisa mengedit video resolusi 12K, membuat video dengan AI dalam format 4K, hingga bermain gim kelas AAA dengan resolusi 1440p di atas 100 frame per second.
Bahkan, mesin ini sanggup memproses model AI raksasa dengan 120 miliar parameter langsung di dalam laptop, tanpa butuh koneksi internet ke cloud server.
Era Agentic AI: Saat Laptop Berubah Jadi R2D2 Star Wars
![Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin]()

Namun, CEO Nvidia Jensen Huang tidak mau RTX Spark hanya dilihat sebagai mesin gaming atau alat editing biasa.
Visi utamanya jauh lebih radikal. Ia ingin mendefinisikan ulang fungsi PC lewat konsep Agentic AI.
Bayangkan AI bukan lagi sekadar chatbot tempat Anda bertanya. Agentic AI adalah entitas cerdas—atau "agen"—yang aktif bergerak, menyusun rencana, terhubung terus-menerus ke berbagai model lokal atau cloud, dan menyelesaikan tugas-tugas rumit untuk Anda secara otomatis.
Menulis kode, membalas email, menyortir dokumen; semua berjalan mandiri di latar belakang, tanpa henti.
Huang mengibaratkannya dengan ponsel pintar. "Hari ini, saat Anda menggunakan smartphone Anda, satu-satunya hal yang tidak Anda lakukan dengannya adalah melakukan panggilan telepon," ucapnya.
Laptop masa depan pun akan bernasib sama. Anda tidak lagi repot-repot mengetik perintah manual. Komputer Anda akan menjadi asisten pintar.
Lihat Juga :