Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
Kamis, 04 Juni 2026 - 23:52 WIB
loading...
A
A
A
"Anda ingin ada agen-agen asisten AI yang berjalan di rumah Anda, dan pada akhirnya mesin-mesin ini akan lebih terasa seperti R2D2 bagi Anda. Ia akan lebih terasa seperti C3PO (robot di film Star Wars) ketimbang sebuah PC," kata Huang penuh semangat.
Selain itu, Nvidia sedang memastikan banyak gim populer dan perangkat lunak anti-kecurangan (anti-cheat) bisa berjalan mulus di arsitektur Arm ini, baik secara native maupun lewat emulator Prism milik Windows.
• Kekuatan Otak: Dilengkapi CPU 20-core dan GPU bertenaga 6.144 CUDA cores (setara RTX 5070 laptop) yang mampu menyemburkan tenaga komputasi AI hingga 1 petaflop.
• Memori Raksasa: Mendukung fitur RAM gabungan (unified memory) super besar antara CPU dan GPU hingga kapasitas 128GB LPDDR5X, sangat krusial untuk menjalankan model AI kelas berat secara lokal.
• Visi Agentic AI: Dirancang khusus untuk memfasilitasi "Agen AI" otonom, yang memungkinkan mesin bekerja 24/7 di latar belakang untuk menyelesaikan tugas pengguna.
• Debut Pasar: Dipastikan meluncur pada musim gugur 2026 melalui merek-merek ternama seperti Dell, HP, Lenovo, MSI, Asus, dan Microsoft Surface.
Dampaknya pada Industri dan Tantangan Besar di Depan Mata
Kehadiran RTX Spark siap mendobrak pasar komputasi konsumen. Pabrikan top seperti Asus, Dell, HP, Lenovo, MSI, hingga Microsoft lewat Surface Laptop Ultra, sudah antre meluncurkan laptop ini di September-November mendatang.Selain itu, Nvidia sedang memastikan banyak gim populer dan perangkat lunak anti-kecurangan (anti-cheat) bisa berjalan mulus di arsitektur Arm ini, baik secara native maupun lewat emulator Prism milik Windows.
5 Fakta di Balik Kehadiran Nvidia RTX Spark:
• Apa Itu RTX Spark? Ini adalah system-on-a-chip (SOC) berbasis arsitektur Arm pertama dari Nvidia untuk Windows, dirancang berkolaborasi dengan MediaTek menggunakan teknologi pabrikasi 3 nanometer TSMC.• Kekuatan Otak: Dilengkapi CPU 20-core dan GPU bertenaga 6.144 CUDA cores (setara RTX 5070 laptop) yang mampu menyemburkan tenaga komputasi AI hingga 1 petaflop.
• Memori Raksasa: Mendukung fitur RAM gabungan (unified memory) super besar antara CPU dan GPU hingga kapasitas 128GB LPDDR5X, sangat krusial untuk menjalankan model AI kelas berat secara lokal.
• Visi Agentic AI: Dirancang khusus untuk memfasilitasi "Agen AI" otonom, yang memungkinkan mesin bekerja 24/7 di latar belakang untuk menyelesaikan tugas pengguna.
• Debut Pasar: Dipastikan meluncur pada musim gugur 2026 melalui merek-merek ternama seperti Dell, HP, Lenovo, MSI, Asus, dan Microsoft Surface.
(dan)
Lihat Juga :