Sam Altman Akui Salah Prediksinya Soal AI Ancam Pekerjaan

Jum'at, 29 Mei 2026 - 20:15 WIB
loading...
Sam Altman Akui Salah...
Sam Altman OpenAI. FOTO/ DAILY
A A A
LONDON - CEO OpenAI meyakini bahwa dampak AI terhadap pasar tenaga kerja terjadi lebih lambat dan lebih halus daripada peringatan tentang hilangnya berbagai profesi.

Sam Altman, CEO OpenAI, baru saja memberikan wawasan baru tentang dampak kecerdasan buatan (AI) pada pasar tenaga kerja, mengakui bahwa prediksi sebelumnya tentang "bencana pekerjaan" mungkin telah dilebih-lebihkan.

Berbicara di sebuah konferensi di Sydney, ia menyatakan bahwa AI belum menciptakan pengangguran skala besar di kalangan pekerja tingkat bawah seperti yang awalnya dikhawatirkan.

Sam Altman sebelumnya memperingatkan bahwa AI akan menggantikan sebagian besar pekerjaan manusia, berpotensi menghilangkan banyak profesi sepenuhnya. Namun, implementasi aktual menunjukkan bahwa proses ini terjadi lebih lambat dan dengan cara yang berbeda.

Altman menyatakan optimisme bahwa dampak negatif terbesar pada pekerja yang kurang berpengalaman belum terjadi pada skala yang diprediksi dalam model awal.

Meskipun kepemimpinan OpenAI menjadi kurang pesimis, statistik masih menunjukkan pergeseran signifikan dalam struktur tenaga kerja. Menurut data dari Challenger, hampir 50.000 pemutusan hubungan kerja yang terkait langsung dengan AI diproyeksikan akan terjadi di AS saja pada tahun 2026.

Sementara itu, sebuah laporan dari Goldman Sachs memperkirakan bahwa kehadiran teknologi ini memperlambat perekrutan baru sekitar 16.000 posisi per bulan.

Alih-alih PHK massal yang mudah terlihat, AI mengubah pasar tenaga kerja dengan cara yang lebih lambat dan lebih halus. Bisnis mulai membatasi perekrutan untuk posisi junior atau tingkat pemula.

Ini menunjukkan bahwa meskipun "kiamat pekerjaan" belum akan terjadi dalam waktu dekat, struktur pasar sedang mengalami transformasi mendasar, yang memberikan tekanan signifikan pada pendatang baru di dunia kerja.

Untuk mengatasi transisi ini, Sam Altman menekankan pentingnya solusi pendukung seperti pendapatan dasar universal dan program pelatihan ulang intensif. Hal ini dianggap sebagai elemen kunci dalam memastikan proses otomatisasi yang adil dan berkelanjutan.

OpenAI menegaskan komitmennya untuk mengembangkan AI secara bertanggung jawab guna memaksimalkan manfaatsosial-ekonomidan meminimalkan potensi risiko.

Kemajuan teknologi membutuhkan kolaborasi erat antara pembuat kebijakan dan bisnis untuk membangun masa depan pekerjaan yang berkelanjutan di era kecerdasan buatan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Richard Lee Ajukan Penangguhan...
Richard Lee Ajukan Penangguhan Penahanan karena Sakit, Istri Jadi Jaminan
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Berita Terkini
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Infografis
10 Penembak Jitu Terbaik...
10 Penembak Jitu Terbaik di Dunia, Salah Satunya Sniper Perempuan Soviet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved