Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:23 WIB
loading...
Alasan Utama Maskapai...
Transformasi digital Garuda Indonesia menuju ekosistem cloud bertujuan mengintegrasikan sistem operasional perusahaan demi efisiensi biaya dan kelincahan menghadapi dinamika industri penerbangan global. Foto: Sindonews/ChatGPT
A A A
JAKARTA - Garuda Indonesia resmi memodernisasi sistem inti perusahaannya dengan bermigrasi ke teknologi cloud melalui implementasi RISE with SAP demi menekan biaya operasional dan menyatukan sistem yang selama ini terfragmentasi.

Langkah ini diambil guna memastikan maskapai berbendera nasional tersebut tetap kompetitif dalam merespons ekspektasi penumpang yang terus berkembang di industri penerbangan.

Spesifikasi dan Fitur Unggulan Sistem Baru Garuda

Sistem dari SAP ini membawa pembaruan teknologi menyeluruh bagi tata kelola back-office Garuda Indonesia.

Infrastruktur dan Pembaruan Sistem Inti

SAP Cloud ERP Private: Menyatukan fungsi keuangan, pengadaan barang, rantai pasok, hingga operasional pelanggan ke dalam satu wadah digital terintegrasi.

SAP Fiori: Menyediakan pengalaman pengguna berupa antarmuka berbasis peran dengan alur kerja yang intuitif untuk mempermudah kegiatan operasional harian seluruh staf.

Private Managed Cloud: Menghadirkan fondasi teknologi yang andal dan scalable sekaligus memangkas kerumitan manajemen perangkat keras (TI) perusahaan.

Otomatisasi Berbasis AI: Menjadi pijakan awal perusahaan menuju ekosistem autonomous enterprise yang mampu menganalisis kinerja perusahaan secara mandiri.

Sebagai maskapai yang melayani jutaan penumpang, kelincahan dalam tata kelola internal menjadi kunci profitabilitas Garuda. Modernisasi ini dirancang untuk menjawab tuntutan dinamika pasar yang bergerak sangat cepat.

Wakil CEO Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, menegaskan urgensi adopsi digital ini bagi kelangsungan bisnis maskapai.

“Kolaborasi dengan SAP ini merupakan bagian penting dari upaya kami untuk memperkuat proses bisnis melalui transformasi digital," jelas Thomas.

Menyambung hal tersebut, Managing Director SAP Indonesia, Sianto Wongjoyo, menyatakan bahwa fondasi cloud adalah keharusan untuk industri aviasi modern. "Di tengah meningkatnya kompleksitas operasional dan ekspektasi pelanggan yang terus berkembang di industri penerbangan, fondasi digital modern menjadi kebutuhan yang sangat penting," ungkapnya.

Sianto juga memaparkan target jangka panjang dari integrasi sistem ini. "Dengan mengadopsi SAP Cloud ERP Private melalui perjalanan RISE with SAP, Garuda Indonesia membangun fondasi yang kuat untuk menyederhanakan operasional dan meningkatkan transparansi," tambahnya.

Perbandingan: Sistem Konvensional vs Integrasi Cloud SAP

Meninggalkan arsitektur lama, Garuda Indonesia mendapatkan lompatan efisiensi yang terukur melalui sistem baru ini:

•⁠ ⁠Arsitektur Sistem: Sistem konvensional sebelumnya terpecah antar-divisi fungsional; kini terpusat secara terpadu dalam satu basis data cloud.

•⁠ ⁠Pemeliharaan Armada (Maintenance): Sebelumnya dikelola dengan sistem pencatatan terpisah; kini terpantau real-time dengan alur kerja record-to-report untuk memastikan kesiapan aset pesawat.

•⁠ ⁠Skalabilitas Bisnis: Infrastruktur lama kaku terhadap lonjakan beban kerja; platform SAP terbaru sangat adaptif dan meminimalisasi gangguan fungsi TI internal.

Fakta dan Angka Kunci Garuda Indonesia dan SAP

Jaringan Penerbangan: Telah beroperasi lebih dari 7 dekade (70 tahun), maskapai anggota SkyTeam ini melayani 36 destinasi domestik dan 15 rute penerbangan internasional.

Rekam Jejak SAP: Memiliki rekam jejak lebih dari 50 tahun dalam mengoptimalkan bisnis global mencakup sumber daya manusia, keuangan, hingga rantai pasok.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SAP Luncurkan AI Agents...
SAP Luncurkan AI Agents yang bisa Jalankan Operasional Perusahaan Secara Mandiri
Sianto Wongjoyo Pimpin...
Sianto Wongjoyo Pimpin SAP Indonesia: Misi Modernisasi Perusahaan di Tengah Kesenjangan Talenta Digital
Dari 30 Hari Jadi 3...
Dari 30 Hari Jadi 3 Hari: Pabrik Sawit Koperasi Suntik Digital SAP, Margin Laba Petani Naik hingga 4 Persen!
SAP Deklarasikan Era...
SAP Deklarasikan Era Baru Bisnis: AI, Data, dan Aplikasi Kini Bekerja dalam Satu Sistem Terpadu
Upgrade Otak Raksasa...
Upgrade Otak Raksasa Ritel Indonesia: Di Balik Gerak Cepat Kawan Lama Hadirkan Stok Informa dan Chatime Lebih Akurat
Rahasia Maskapai Singapura...
Rahasia Maskapai Singapura Ini Taklukkan Keruwetan Dokumen dengan Otak Cerdas SAP
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Setelah Arab, GDPS Kembali...
Setelah Arab, GDPS Kembali Kirim Tenaga Profesional untuk Proyek MRO di Korsel
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved