Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang
Jum'at, 22 Mei 2026 - 22:45 WIB
loading...
A
A
A
Banyak ahli percaya bahwa "dukungan eksternal" dan tingkat kerusakan aktual yang lebih rendah dari perkiraan adalah faktor kunci yang memungkinkan Iran untuk mempercepat kemajuannya.
Jika konflik berlanjut, Iran berpotensi mengimbangi kekurangan rudal dengan meningkatkan kepadatan skuadron UAV-nya yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk.
Meskipun Komando Pusat AS (CENTCOM) menolak berkomentar secara rinci, juru bicara Pentagon Sean Parnell menegaskan bahwa militer AS mempertahankan kehadiran yang kuat. Parnell menyatakan bahwa Washington memiliki sarana yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya dan sekutunya kapan pun Presiden memilihnya.
Namun, kebangkitan kembali kemampuan militer Iran tetap menjadi variabel penting bagi kebijakan luar negeri.
Realitas ini juga menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas sebenarnya dari kampanye serangan udara dalam melenyapkan kemampuan militer Teheran dalam jangka panjang.
Jika konflik berlanjut, Iran berpotensi mengimbangi kekurangan rudal dengan meningkatkan kepadatan skuadron UAV-nya yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk.
Meskipun Komando Pusat AS (CENTCOM) menolak berkomentar secara rinci, juru bicara Pentagon Sean Parnell menegaskan bahwa militer AS mempertahankan kehadiran yang kuat. Parnell menyatakan bahwa Washington memiliki sarana yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya dan sekutunya kapan pun Presiden memilihnya.
Namun, kebangkitan kembali kemampuan militer Iran tetap menjadi variabel penting bagi kebijakan luar negeri.
Realitas ini juga menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas sebenarnya dari kampanye serangan udara dalam melenyapkan kemampuan militer Teheran dalam jangka panjang.
(wbs)
Lihat Juga :