Intelijen AS Sebut Iran Siapkan Drone yang Lebih Canggih dari yang Ada Sekarang

Jum'at, 22 Mei 2026 - 22:45 WIB
loading...
Intelijen AS Sebut Iran...
Drone buatan Iran. FOTO/ Viet
A A A
TEHERAN - Para pejabat intelijen AS meyakini Teheran sedang membangun kembali jalur produksi drone-nya dengan kecepatan yang jauh lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Komunitas intelijen AS mencatat bahwa Iran dengan cepat memulihkan jalur produksi pesawat nirawak (UAV) dan infrastrukturmiliterutama. Proses ini berlangsung dengan kecepatan yang mengejutkan, menimbulkan tantangan baru bagi sekutu AS di Timur Tengah.

Menurut CNN, para pejabat AS mengakui bahwa kemampuan rekonstruksi Iran telah jauh melampaui perkiraan waktu yang sebelumnya diprediksi oleh komunitas intelijen AS. Selama gencatan senjata enam minggu, Teheran berhasil memulai kembali jalur produksi UAV yang telah rusak akibat serangan udara AS dan Israel.

Yang perlu diperhatikan, beberapa penilaian intelijen terbaru menunjukkan bahwa Iran dapat mencapai kemampuan serangan UAV 100% hanya dalam waktu enam bulan. Hal ini bertentangan dengan klaim sebelumnya dari Pentagon bahwa operasi militer telah melumpuhkan persenjataan negara itu selama bertahun-tahun.

Mempertahankan kemampuan pencegahan dan senjata strategis.
Meskipun menderita kerugian akibat serangan udara, Iran tetap mempertahankan sebagian besar kemampuan rudal balistik dan sistem pertahanan udaranya.

Pemulihan lokasi peluncuran dan platform menunjukkan bahwa proses produksinya tidak dimulai dari nol, melainkan dibangun di atas fondasi yang sudah ada.

Banyak ahli percaya bahwa "dukungan eksternal" dan tingkat kerusakan aktual yang lebih rendah dari perkiraan adalah faktor kunci yang memungkinkan Iran untuk mempercepat kemajuannya.

Jika konflik berlanjut, Iran berpotensi mengimbangi kekurangan rudal dengan meningkatkan kepadatan skuadron UAV-nya yang menargetkan Israel dan negara-negara Teluk.

Meskipun Komando Pusat AS (CENTCOM) menolak berkomentar secara rinci, juru bicara Pentagon Sean Parnell menegaskan bahwa militer AS mempertahankan kehadiran yang kuat. Parnell menyatakan bahwa Washington memiliki sarana yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya dan sekutunya kapan pun Presiden memilihnya.

Namun, kebangkitan kembali kemampuan militer Iran tetap menjadi variabel penting bagi kebijakan luar negeri.

Realitas ini juga menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas sebenarnya dari kampanye serangan udara dalam melenyapkan kemampuan militer Teheran dalam jangka panjang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani dan Istrinya Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Rekomendasi
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved