Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS

Jum'at, 15 Mei 2026 - 11:02 WIB
loading...
A A A
Meskipun dataset yang digunakan tidak menyebutkan apakah beberapa sampel dikumpulkan dari orang yang sama, dataset tersebut mewakili sampel besar populasi AS yang dianalisis oleh para peneliti menggunakan protokol pengujian PFAS yang sudah ada. Penelitian baru ini juga bertujuan untuk menentukan bagaimana berbagai jenis PFAS memengaruhi kesehatan manusia.

Tim peneliti menyatakan bahwa analisis mengungkapkan hanya 0,18% sampel darah yang mengandung satu jenis PFAS. Sebagian besar sampel darah mengandung campuran kompleks berbagai bahan kimia PFAS. Hal ini sangat penting karena kombinasi bahan kimia ini dapat menciptakan efek biologis sinergis, aditif, atau antagonis.

Salah satu "bahan kimia abadi" yang paling umum ditemukan dalam sampel darah yang diuji adalah asam perfluoroheksana sulfonat (PFHxS). Zat ini terdeteksi dalam 97,9% sampel darah. Zat ini umum digunakan dalam industri tekstil, furnitur, dan perekat.

PFHxS telah lama menjadi penyebab kekhawatiran karena penelitian pada hewan menunjukkan bahwa bahan kimia ini dapat memengaruhi hati dan sistem kekebalan tubuh. Banyak negara kini telah membatasi atau melarang penggunaan senyawa ini, meskipun konsekuensi lingkungan dan kesehatan mungkin telah ada sebelumnya.

Menurut tim peneliti, sebagian besar orang saat ini kemungkinan telah terpapar berbagai jenis PFAS secara bersamaan. Para ilmuwan masih belum sepenuhnya memahami efek kumulatif dari "bahan kimia permanen" ini pada tubuh manusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Orang Kaya Misterius...
Orang Kaya Misterius Membeli Fosil Dinosaurus
Robot Humanoid Cetak...
Robot Humanoid Cetak Sejarah, Berhasil Melakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia
Titik Balik yang Mengubah...
Titik Balik yang Mengubah Ukuran Manusia Purba Ditemukan
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Mengapa Waktu Seolah...
Mengapa Waktu Seolah Melambat ketika Bahaya Datang?
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Inovasi Advanced Formulation...
Inovasi Advanced Formulation dan Teknologi EEG Pertama Hadir untuk Dukung Perkembangan Otak Si Kecil
DeRUCCI Resmi Hadir...
DeRUCCI Resmi Hadir di Indonesia, Perkenalkan Kasur AI Pertama
Rekomendasi
Kemenham Kecam Tewasnya...
Kemenham Kecam Tewasnya Terduga Pencuri Ayam di Bali: Dorong Anak Korban Dapat Perlindungan Negara
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
HUT ke-15, AMG Komitmen...
HUT ke-15, AMG Komitmen Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern di Indonesia
Berita Terkini
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved