Radiogenomics Teknologi Deteksi Dini Kesehatan untuk Tentukan Pola Pikir
Senin, 11 Mei 2026 - 14:09 WIB
loading...
Rhemedi Medical Services Deklarasikan Inisiatif Radiogenomics di Indonesia melalui Momentum Hari Kartini di MPR RI. Foto/ Dok SindoNews
A
A
A
BEIJING - Momentum peringatan Hari Kartini di lingkungan MPR RI tahun ini menghadirkan makna yang lebih dalam dari sekadar seremoni.
Dalam kegiatan bertajuk *“Kartini Masa Kini: Budayakan Deteksi Dini”*, sebuah langkah strategis dalam transformasi layanan kesehatan Indonesia mulai diwujudkan secara nyata.
Melalui kegiatan ini, Rhemedi Medical Services secara resmi mendeklarasikan inisiatif pengembangan radiogenomics di Indonesia, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan radiologi dan genomik untuk memahami risiko penyakit secara lebih personal, lebih awal, dan lebih terarah.
Deklarasi ini tidak berhenti pada wacana, tetapi langsung diwujudkan melalui rangkaian kegiatan yang memadukan edukasi publik, kolaborasi lintas disiplin, serta implementasi layanan kesehatan secara langsung di lokasi kegiatan.
Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan dengan berbagai latar belakang dan motivasi, namun dengan satu tujuan yang sama, yaitu memastikan kondisi kesehatannya sebelum muncul gejala.
Dalam satu hari, hampir 200 pemeriksaan kesehatan berhasil dilakukan, dengan sekitar 130 pemeriksaan payudara dan 70 pemeriksaan abdomen menggunakan ultrasonografi. Angka ini bukan sekadar capaian operasional, melainkan cerminan kebutuhan nyata masyarakat terhadap layanan deteksi dini yang mudah diakses dan relevan.
Dalam kegiatan bertajuk *“Kartini Masa Kini: Budayakan Deteksi Dini”*, sebuah langkah strategis dalam transformasi layanan kesehatan Indonesia mulai diwujudkan secara nyata.
Melalui kegiatan ini, Rhemedi Medical Services secara resmi mendeklarasikan inisiatif pengembangan radiogenomics di Indonesia, sebuah pendekatan yang mengintegrasikan radiologi dan genomik untuk memahami risiko penyakit secara lebih personal, lebih awal, dan lebih terarah.
Deklarasi ini tidak berhenti pada wacana, tetapi langsung diwujudkan melalui rangkaian kegiatan yang memadukan edukasi publik, kolaborasi lintas disiplin, serta implementasi layanan kesehatan secara langsung di lokasi kegiatan.
Sejak pagi, masyarakat mulai berdatangan dengan berbagai latar belakang dan motivasi, namun dengan satu tujuan yang sama, yaitu memastikan kondisi kesehatannya sebelum muncul gejala.
Dalam satu hari, hampir 200 pemeriksaan kesehatan berhasil dilakukan, dengan sekitar 130 pemeriksaan payudara dan 70 pemeriksaan abdomen menggunakan ultrasonografi. Angka ini bukan sekadar capaian operasional, melainkan cerminan kebutuhan nyata masyarakat terhadap layanan deteksi dini yang mudah diakses dan relevan.
Lihat Juga :