Biji-bijian Tumbuh Pesat Saat Mendengar Suara Hujan

Rabu, 06 Mei 2026 - 11:02 WIB
loading...
Biji-bijian Tumbuh Pesat...
Ilustrasibiji-bijian, Foto/ Viet
A A A
TOKYO - Sebuah studi baru menunjukkan bahwa biji dapat 'merasakan' suara hujan dan bereaksi dengan 'bangun' dari keadaan dormansi untuk mempercepat proses perkecambahan.

Penemuan ini memberikan bukti langsung pertama bahwa tumbuhan dapat merasakan dan merespons suara alam – sebuah kemampuan yang sebelumnya belum terbukti, menurutScienceAlertpada tanggal 4-5 Mei.

Dalam percobaan tersebut, para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) merendam hampir 8.000 butir beras dalam baskom berisi air dangkal dan mensimulasikan suara hujan dengan menjatuhkan tetesan air dari berbagai ketinggian selama periode enam hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji yang terpapar getaran dari tetesan hujan berkecambah hingga 37% lebih cepat daripada kelompok kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa energi dari suara, yang pada dasarnya berupa getaran mekanis, dapat memicu perkembangan biji.

Meskipun tumbuhan tidak memiliki telinga seperti manusia, mereka tetap dapat merasakan getaran.

Para ilmuwanpercaya bahwa mekanisme ini melibatkan statolit—struktur kecil di dalam sel tumbuhan yang membantu merasakan gravitasi.

Ketika tetesan hujan jatuh, gelombang suara yang merambat melalui air dan tanah dapat menggetarkan statolit ini, sehingga memicu sinyal biologis yang mendorong partikel-partikel tersebut untuk "bangun" dari keadaan tidak aktifnya.

Efek ini lebih kuat pada biji yang terletak di dekat permukaan, di mana getaran dari tetesan air lebih terasa. Ini bisa menjadi keuntungan evolusioner, karena biji yang ditabur di dekat tanah memiliki tingkat perkecambahan yang lebih tinggi.

Para peneliti juga menekankan bahwa suara hujan di dalam air jauh lebih kuat daripada di udara. Tekanan suara di bawah air bisa ribuan kali lebih besar daripada suara yang didengar manusia di udara, menciptakan sinyal yang cukup kuat untuk memengaruhi struktur sel.

Penemuan ini tidak hanya membantu kita lebih memahami bagaimana tumbuhan berinteraksi dengan lingkungannya, tetapi juga membuka potensi penerapan dibidang pertanian.

Jika getaran suara dapat dimanfaatkan untuk merangsang perkecambahan, petani dapat meningkatkan hasil panen tanpa bergantung sepenuhnya pada kondisi alam.

Studi ini juga menunjukkan bahwa banyak spesies tanaman lain selain padi mungkin memiliki mekanisme serupa.

Hal ini memunculkan pertanyaan yang lebih luas tentang "indera" tumbuhan, dan juga menunjukkan bahwaduniaalami mungkin peka terhadap suara dengan cara yang baru mulai ditemukan oleh manusia
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Berita Terkini
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved