Gunakan Satelit, IAEA Identifikasi Lokasi Iran Menyimpan Uranium

Jum'at, 01 Mei 2026 - 08:34 WIB
loading...
Gunakan Satelit, IAEA...
Perang Iran melawan AS dan Israel. FOTO/ DAILY
A A A
TEHERAN - Menurut Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), sebagian besar uranium yang sangat diperkaya milik Iran mungkin masih berada di fasilitas Isfahan.

Dalam sebuah wawancara denganAPpada 28 April, Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi menyatakan bahwa sebagian besar uranium yang diperkaya tinggi milik Iran disimpan di fasilitas nuklir Isfahan pada Juni 2025 ketika perang 12 hari dengan Israel pecah, dan tetap berada di sana hingga hari ini.

"Kami belum dapat memeriksa atau menentukan secara pasti apakah uranium ini masih ada di sana dan apakah segel (IAEA) masih utuh. Kami berharap dapat melakukan itu," kata Grossi.

Citra satelit dari Airbus menunjukkan sebuah truk yang membawa 18 kontainer biru memasuki terowongan di Pusat Teknologi Nuklir Isfahan pada 9 Juni 2025, tepat sebelum konflik tahun lalu dimulai. Kontainer-kontainer ini, yang diyakini berisi uranium yang sangat diperkaya, mungkin masih berada di sana.

Kompleks nuklir Isfahan dilaporkan dibom tahun lalu dan terus menghadapi serangan dari AS dan Israel tahun ini. Inspeksi IAEA di Isfahan berakhir ketika Israel melancarkan perang 12 hari pada Juni 2025.

Direktur Jenderal IAEA menambahkan bahwa badan tersebut ingin memeriksa semua fasilitas nuklir Iran, termasuk Natanz dan Fordo.

Menurut IAEA, Iran memiliki 440,9 kg uranium yang diperkaya hingga kemurnian 60%. Grossi mengatakan IAEA meyakini bahwa sekitar 200 kg uranium disimpan di terowongan di wilayah Isfahan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Rekomendasi
Kenapa Memijat Pelipis...
Kenapa Memijat Pelipis dan Pundak Bisa Meredakan Sakit Kepala? Ini Kata Dokter
Brasil vs Maroko: Vinicius...
Brasil vs Maroko: Vinicius Junior Selamatkan Selecao dari Kekalahan
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved