Kemarau Ekstrem dan Penutupan Selat Hormuz Siap Picu Bencana Kelaparan

Selasa, 21 April 2026 - 22:27 WIB
loading...
Kemarau Ekstrem dan...
Selat Hormuz. FOTO/ viet
A A A
LONDON - Sejak bulan lalu, komunitas internasional telah diingatkan tentang pentingnya Selat Hormuz untuk mendukung perekonomian global.

Di luar guncangan pasar, ada dampak yang lebih langsung: gangguan terhadap bantuan pangan yang berpotensi memicu kelaparan terburuk dalam sejarah.

Menurut lembaga bantuan, kontainer makanan khusus yang awalnya dikirim dari Dubai melalui Selat Hormuz harus dikembalikan ke gudang Program Pangan Dunia (WFP).

Selain itu, sekitar 70.000 metrik ton pasokan makanan juga dilaporkan terhenti setelah jalur pelayaran strategis tersebut ditutup.

Karena mereka yang harus berpuasa menjadi kelaparan dan mereka yang sakit semakin parah, para ahli logistik kini berjuang untuk menemukan rute alternatif untuk mengirimkan pasokan makanan.

Perempuan dan anak-anak termasuk di antara kelompok yang paling terdampak oleh krisis kelaparan di seluruh dunia. Foto Agensi
Perempuan dan anak-anak termasuk di antara kelompok yang paling terdampak oleh krisis kelaparan di seluruh dunia. Foto Agensi

Krisis ini berisiko mempersulit mereka yang sudah terdampak untuk memperoleh penghidupan, terutama di negara-negara yang dilanda konflik seperti Sudan dan Somalia, yang menghadapi kelaparan hebat.

WFP memperkirakan bahwa dampak langsung konflik akan menyebabkan jumlah orang yang mengalami kerawanan pangan akut meningkat sebesar 24 persen di Asia, Afrika Barat (21 persen), Afrika Tengah (17 persen), Afrika Timur dan Selatan (16 persen), Amerika Latin, Karibia, Asia Barat (21 persen), Afrika Tengah (17 persen), Afrika Timur dan Selatan (16 persen), Amerika Latin, Karibia, Asia Barat dan Afrika Utara (14 persen).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Pertimbangkan Operasi...
AS Pertimbangkan Operasi Paling Canggih untuk Curi Stok Uranium Iran, Libatkan Ribuan Tentara
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
Rekomendasi
Toyota Tegaskan AI dan...
Toyota Tegaskan AI dan Robot Tidak Akan Gantikan Manusia
Kebakaran Rumah di Kayu...
Kebakaran Rumah di Kayu Putih Jaktim, 2 Orang Tewas
KONI Pusat Yakin Indonesia...
KONI Pusat Yakin Indonesia Cycling Mampu Berprestasi di Asian Games 2026
Berita Terkini
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved