AS dan Israel Tidak Menemukan, di manakah Iran Sembunyikan Rudal-rudalnya?

Selasa, 21 April 2026 - 13:42 WIB
loading...
A A A
Setelah AS memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran, rudal-rudal yang diluncurkan dari kapal selam ini menjadi kartu truf terbesar Iran dalam serangan balasan. Selat Hormuz, yang hanya selebar 21 mil laut, mengangkut seperlima dari minyak dunia. Sebagian besar rudal jelajah pertahanan pantai Iran masih utuh, dan senjata-senjata ini dapat mengancam lalu lintas di Selat Hormuz.

Menurut beberapa laporan, rudal jelajah "Ghader-380" baru Iran memiliki jangkauan lebih dari 1.000 km dan anti-gangguan sinyal. Analis Huan Er Anselm Pereira secara terus terang menyatakan: "Orang Iran telah memikirkan segalanya; mereka telah membangun banyak terowongan ventilasi dan bunker, dan semuanya memiliki kipas angin untuk ventilasi."

Selama konflik yang berlangsung antara tahun 2024 dan 2025, Iran mengonsumsi sekitar 700 rudal, tetapi persediaan intinya tetap utuh. Israel memperkirakan Iran memiliki 470 peluncur rudal balistik, tetapi sekitar 60% telah dihancurkan atau dinetralisir oleh AS dan Israel.

Namun, intelijen AS menunjukkan bahwa bahkan jika 77% pintu masuk terowongan terbuka Iran diserang, pangkalan yang rusak masih dapat diaktifkan kembali dalam beberapa hari. Saat ini, memanfaatkan gencatan senjata, Iran secara aktif memulihkan pintu masuk terowongan yang telah dihancurkan.

Seperti yang dicatat oleh analis Huan Er Anselm Pereira: "Selat Hormuz memiliki lebar 21 mil laut, bunker bawah tanah di pegunungan memiliki kedalaman hingga 500 meter, dan jalur kereta api di dalam pegunungan masih mengangkut rudal ke permukaan." Bunker bawah tanah ini telah menjadi elemen penting dalam geopolitik Timur Tengah.

Pangkalan rudal bawah tanah Iran dijuluki sebagai "kota rudal" oleh media Barat.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Rekomendasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Berita Terkini
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Ingat! Ini Cara Mudah...
Ingat! Ini Cara Mudah Bedakan dan Dapatkan e-Meterai Resmi
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Di Balik Kecanggihan...
Di Balik Kecanggihan AI: Manusia Tetap Penentu Keputusan Terbaik
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Konsumen Kini Utamakan...
Konsumen Kini Utamakan Garansi Bukan Cuma Spesifikasi saat Beli Ponsel
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved