AS dan Israel Tidak Menemukan, di manakah Iran Sembunyikan Rudal-rudalnya?

Selasa, 21 April 2026 - 13:42 WIB
loading...
A A A
Menurut penilaian intelijen AS, kapasitas produksi rudal Iran setiap bulannya melebihi 150 rudal, dengan pabrik-pabrik bawah tanah ini beroperasi sepanjang waktu.
Intelijen AS dan Israel menunjukkan bahwa pada Januari 2025, Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) secara terbuka memamerkan "kota rudal bawah tanah," dengan sistem rel yang menghubungkan area perakitan, fasilitas penyimpanan, dan sejumlah pintu keluar rahasia.

Di dalam terowongan, peluncur rudal bergerak cepat, melewati pintu rahasia untuk menembakkan rudal mereka, kemudian dengan cepat mundur dan menghilang ke pegunungan dalam sekejap; setelah itu pintu lapis baja yang berat tertutup.

Komandan IRGC Salami pernah dengan bangga menyatakan: "Kemampuan produksi rudal kami meningkat dalam kuantitas, kualitas, dan akurasi setiap hari."

Sejak Februari 2026, "Operasi Epic Fury" militer AS telah menghantam lebih dari 12.300 target di wilayah Iran. Namun, frekuensi peluncuran rudal Iran telah stabil setelah puncaknya, menunjukkan bahwa infrastruktur inti Teheran tetap utuh.

Menteri Pertahanan AS Hergsos menyatakan bahwa peluncuran rudal dan drone serang Iran telah berkurang sebesar 90%, tetapi intelijen menunjukkan bahwa Iran masih memiliki sekitar setengah dari peluncur rudalnya dan ribuan drone serang jarak jauh.

Menurut analis militer Iran, Tal Inbar, "Medan Iran yang terjal berarti mereka tidak perlu khawatir tentang berapa banyak pesawat pembom Amerika dan Israel yang terbang di atas atau berapa banyak terowongan yang diblokir. Geologi dan topografi Iran merupakan keuntungan pertahanan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Rekomendasi
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved