Robot H1 Buatan China Berlari secepat Usain Bolt
Kamis, 16 April 2026 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Sceye telah berhasil menguji balon bertenaga surya SE2, terbang terus menerus selama 12 hari pada ketinggian lebih dari 15.850 meter.
Perjalanan yang menempuh jarak sekitar 10.300 km dari New Mexico ke pantai Brasil ini menandai langkah signifikan dalam komersialisasi platform penerbangan stratosfer.
SE2 dilengkapi dengan baterai litium-sulfur dan baling-baling listrik, yang mengambil daya dari panel surya yang menutupi badannya yang panjangnya sekitar 82 meter.
Sepanjang penerbangannya, balon tersebut mempertahankan posisi stabil dalam radius hanya 1 km, menunjukkan kemampuannya untuk menyediakan konektivitas telekomunikasi dan pemantauan lingkungan dalam jangka waktu yang lama.
Menurut CEO Mikkel Vestergaard Frandsen, teknologi ini membuka infrastruktur baru di stratosfer, mendukung konektivitas darurat dan respons bencana. Sceye berencana untuk melanjutkan pengujian pra-komersial di Jepang, dengan target penerbangan yang berlangsung selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun.
Di kota Pornainen, Finlandia, telah dibangun "baterai pasir" raksasa yang mampu menyimpan hingga 100 megawatt-jam energi.
Teknologi ini menyediakan pasokan panas yang stabil bagi masyarakat dan mengurangi emisi karbon hingga 70%, setara dengan 160 ton CO₂ per tahun. Ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam menggantikan sistem pembakaran kayu tradisional.
Perjalanan yang menempuh jarak sekitar 10.300 km dari New Mexico ke pantai Brasil ini menandai langkah signifikan dalam komersialisasi platform penerbangan stratosfer.
SE2 dilengkapi dengan baterai litium-sulfur dan baling-baling listrik, yang mengambil daya dari panel surya yang menutupi badannya yang panjangnya sekitar 82 meter.
Sepanjang penerbangannya, balon tersebut mempertahankan posisi stabil dalam radius hanya 1 km, menunjukkan kemampuannya untuk menyediakan konektivitas telekomunikasi dan pemantauan lingkungan dalam jangka waktu yang lama.
Menurut CEO Mikkel Vestergaard Frandsen, teknologi ini membuka infrastruktur baru di stratosfer, mendukung konektivitas darurat dan respons bencana. Sceye berencana untuk melanjutkan pengujian pra-komersial di Jepang, dengan target penerbangan yang berlangsung selama berbulan-bulan, atau bahkan bertahun-tahun.
Di kota Pornainen, Finlandia, telah dibangun "baterai pasir" raksasa yang mampu menyimpan hingga 100 megawatt-jam energi.
Teknologi ini menyediakan pasokan panas yang stabil bagi masyarakat dan mengurangi emisi karbon hingga 70%, setara dengan 160 ton CO₂ per tahun. Ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam menggantikan sistem pembakaran kayu tradisional.
Lihat Juga :