AS Gunakan Teknologi Ini untuk Menyelamatkan Pilot F-15E di Iran

Senin, 06 April 2026 - 08:39 WIB
loading...
A A A
CIA menyebarkan informasi yang salah di Iran bahwa pilot tersebut telah ditemukan dan sedang dipindahkan keluar negeri melalui jalur darat. Informasi palsu ini menyebabkan pasukan Iran menjadi terpencar dan kehilangan arah dalam pencarian mereka.

Seorang pejabat AS menggambarkan pencarian pilot tersebut seperti "mencari jarum di tumpukan jerami," karena ia bersembunyi di jurang dan hampir mustahil untuk dideteksi tanpa dukungan intelijen.

Setelah berhasil menentukan lokasi secara akurat, militer AS melancarkan operasi penyelamatan yang melibatkan ratusan tentara pasukan khusus dan puluhan pesawat serta helikopter.

Unit-unit pasukan khusus dikerahkan ke wilayah Iran selama dua hari berturut-turut. Saat mendekati target, mereka berpapasan dengan pasukan Iran, dan terjadilah baku tembak singkat namun sengit.

Pesawat nirawak MQ-9 Reaper digunakan untuk menetralisir ancaman di dekat area evakuasi. Pesawat A-10 Thunderbolt II juga memberikan dukungan, meskipun salah satunya kemudian rusak dan jatuh di Kuwait, dengan pilotnya selamat.

Operasi tersebut berlangsung hampir 36 jam dan keputusannya adalah untuk menghancurkan pesawat tersebut.

AS mendirikan pangkalan sementara untuk mendukung operasi tersebut. Di sini, dua pesawat angkut khusus MC-130J mengalami kerusakan dan tidak dapat lepas landas.

Menghadapi situasi ini, militer AS mengerahkan pesawat pengganti tambahan dan memutuskan untuk menghancurkan pesawat yang rusak untuk mencegahnya jatuh ke tangan Iran. Keputusan ini menunjukkan sensitivitas teknologi dan sifat rahasia operasi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Rekomendasi
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved