AS Gunakan Teknologi Ini untuk Menyelamatkan Pilot F-15E di Iran

Senin, 06 April 2026 - 08:39 WIB
loading...
A A A
Pilot yang terjebak itu berhasil menghindari penangkapan selama sekitar 36 jam sebelum akhirnya diselamatkan dengan selamat. Presiden Donald Trump mengkonfirmasi bahwa pilot tersebut mengalami cedera, tetapi tidak mengancam jiwa.

Sebelumnya, operasi penyelamatan pilot pertama dirahasiakan agar tidak memengaruhi misi kedua.

Trump menyebutnya sebagai "salah satu operasi pencarian dan penyelamatan paling berani dalam sejarah Amerika," dan menekankan bahwa tidak ada tentara Amerika yang tewas atau terluka.

Operasi tersebut berlangsung di tengah meningkatnya konflik antara AS dan Iran. Media Iran mengklaim bahwa beberapa pesawat AS telah dihancurkan.

Seorang pejabat lokal Iran mengatakan bahwa setidaknya lima orang tewas dalam serangan udara di daerah pegunungan Kohgiluyeh.

Para ahlimilitermenganggap operasi ini sebagai contoh utama peperangan modern, yang menggabungkan intelijen waktu nyata, peperangan elektronik, serangan udara, pasukan khusus darat, dan peperangan informasi.

Medan yang terjal, pengejaran tanpa henti oleh musuh, dan fakta bahwa operasi berlanjut hingga siang hari secara signifikan meningkatkan tingkat risiko.

Meskipun demikian, AS berhasil mencapai tujuannya untuk membawa semua personel kembali dengan selamat. Ini dianggap sebagai salah satu dari sedikit operasi penyelamatan yang berhasil dilakukan dalam kondisi pertempuran langsung di wilayah musuh
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Rekomendasi
Pahala Puasa Tasua dan...
Pahala Puasa Tasua dan Asyura: Benarkah Setara 10.000 Malaikat? Ini Penjelasannya
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Berita Terkini
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Ilmuwan Temukan Pemangsa...
Ilmuwan Temukan Pemangsa Jamur Zombie Cordyceps The Last of Us di Hutan Kalimantan
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved