Bom Seberat Hampir 1 Ton yang Diklaim Digunakan AS untuk Hancurkan Gudang Senjata Iran

Kamis, 02 April 2026 - 11:30 WIB
loading...
A A A
Dipadukan dengan desain silindrisnya yang memanjang seperti anak panah, seluruh energi kinetik bom yang sangat besar terkonsentrasi pada satu titik di ujungnya, sehingga memungkinkan bom tersebut menembus lapisan beton bertulang tanpa mengalami deformasi.

Namun, tantangan terbesar dengan bom penembus terowongan bukanlah mengebor menembus batuan, melainkan melindungi detonatornya.

Ketika sebuah bom jatuh dengan kecepatan melebihi 1.000 km/jam dan tiba-tiba menabrak batu, bom tersebut mengalami hambatan yang sangat besar untuk melambat hingga nol hanya dalam beberapa meter. Mikrochip, sensor, dan detonator di dalamnya harus dirancang khusus dan dilapisi dengan bahan penyerap guncangan untuk menghindari hancur akibat benturan itu sendiri.

Pada GBU-27, bom tersebut menggunakan sumbu pendeteksi ruang, yang memungkinkan bom tersebut untuk "menghitung" jumlah lapisan yang ditembusnya atau mendeteksi perubahan kepadatan saat memasuki ruang kosong seperti silo rudal sebelum meledak.

Secara spesifik, sistem ini dilengkapi dengan akselerometer dan mikrofon yang sangat sensitif. Bom hanya akan meledak ketika mencapai kedalaman yang telah ditentukan atau menembus ruang kosong (seperti kompartemen rudal), menciptakan tekanan maksimum di ruang tertutup tersebut.

Hal ini mengoptimalkan daya hancur pada struktur penahan beban kritis bangunan bawah tanah, daripada membuang energi di permukaan.

Pada akhirnya, kehancuran sesungguhnya berasal dari prinsip-prinsip termodinamika di ruang tertutup. Jika sebuah bom meledak di tanah, energi dan gelombang kejut akan cepat menyebar ke udara. Daya hancurnya hilang dengan sangat cepat.

Namun, ketika alat peledak diledakkan di dalam bunker bawah tanah yang dalam, semua gas panas, tekanan yang mencapai jutaan psi, dan gelombang kejut tidak memiliki jalan keluar.

Energi ini memantul kembali ke dinding, menciptakan tekanan mengerikan yang menghancurkan semua struktur penahan beban di dalamnya, mengubah seluruh benteng bawah tanah menjadi ruang tekanan mematikan dan mengubur semuanya dalam reruntuhan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Rekomendasi
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Berita Terkini
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved