Bom Seberat Hampir 1 Ton yang Diklaim Digunakan AS untuk Hancurkan Gudang Senjata Iran

Kamis, 02 April 2026 - 11:30 WIB
loading...
Bom Seberat Hampir 1...
Bom Seberat hampir 1 Ton. FOTO/Viet
A A A
TEHERA - Bom Seberat hampir 1 Ton yang Diklaim Digunakan AS untuk Hancurkan Gudang Senjata Iran

Teheran - Menurut seorang pejabat AS, pasukan AS menyerang gudang amunisi di Isfahan dengan bom penghancur bunker seberat 2.000 pon (sekitar 907 kg).


Presiden AS Donald Trump membagikan video di platform media sosial Truth Social tentang ledakan besar di Iran, yang menurut laporan media, terjadi di kota Isfahan pada dini hari tanggal 31 Maret.

Menurut saluran NDTV India pada 31 Maret, keaslian video tersebut belum diverifikasi secara independen, tetapi video itu menunjukkan serangkaian ledakan yang diikuti oleh kebakaran besar yang menerangi langit malam dengan cahaya oranye yang cemerlang.

Komando Pusat AS telah merilis sebuah video yang menunjukkan pasukan AS menjatuhkan bom pada target militer bawah tanah jauh di dalam wilayah Iran, dengan tujuan untuk semakin melemahkan kemampuan militer negara Islam tersebut.

Menurut seorang pejabat AS yang dikutip oleh The Wall Street Journal , pasukan AS menyerang gudang amunisi di Isfahan dengan bom penghancur bunker seberat 2.000 pon (sekitar 907 kg).

"Sejumlah besar bom penembus lapis baja, yang juga dikenal sebagai proyektil penembus, digunakan dalam serangan itu," kata pejabat tersebut.

Menurut berbagai laporan, serangan itu memicu serangkaian ledakan sekunder yang sangat dahsyat, menciptakan bola api besar dan gelombang kejut yang menyebar ke seluruh area.

Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya AS menggunakan bom super untuk menyerang fasilitas Iran. Isfahan sebelumnya diserang dalam operasi AS Juni lalu yang disebut "Operasi Midnight Hammer," yang menargetkan fasilitas nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Kekurangan Senjata...
AS Kekurangan Senjata Stategis Akibat Ketergantungannya pada Tungsten China
AS Berencana Pasang...
AS Berencana Pasang Senjata Nuklir untuk Pesawat Pembom B-1B Lancer
Alasan AS Hidupkan Kembali...
Alasan AS Hidupkan Kembali Pesawat Pembom Supersonik B-1B Lancer
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Rekomendasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Portugal Mentok, Ronaldo...
Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved