Ahli Yakin Robot Tempur Bakal Dikerahkan di Perang AS dan Iran

Senin, 30 Maret 2026 - 07:22 WIB
loading...
A A A
Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang pesat, robot militer memainkan peran yang semakin penting dan secara bertahap menggantikan tentara di medan perang.

Terobosan dalam kecerdasan buatan (AI), bersama dengan sistem kendaraan udara tak berawak (UAV), kendaraan darat dan air otonom, dan robot tempur, memungkinkan operasi tempur tanpa kehadiran langsung manusia.

Hal ini berkontribusi pada pengurangan kehilangan tenaga kerja dan peningkatan kemampuan tempur. Tentara tidak lagi menjadi kekuatan tempur langsung, tetapi beralih ke peran kendali jarak jauh, analisis data, dan pengambilan keputusan taktis.

Dalam menilai efektivitas robot militer terintegrasi AI di medan perang, Kolonel Tran Quoc Viet menyatakan:

“Saat ini, penerapan robot militer memungkinkan untuk meminimalkan kerugian, pengorbanan, dan korban jiwa, serta membawa efisiensi pada operasi tempur. Secara khusus, robot secara bertahap menggantikan manusia di beberapa posisi yang membutuhkan aplikasi robot, seperti pertahanan maritim, pembersihan ranjau, dan tugas-tugas berat dan sulit lainnya.”

Menurut laporan dari Lembaga Penelitian Pertahanan AS (RAND), pada tahun 2040, 70% misi tempur akan dilakukan oleh robot, UAV (kendaraan udara tak berawak), dan sistem AI.

Meskipun robot militer dilengkapi dengan fitur-fitur unggul, mereka masih memiliki beberapa kekurangan yang belum dapat diatasi.

Menegaskan bahwa kekuasaan pengambilan keputusan tertinggi masih berada di tangan prajurit, Kolonel Tran Quoc Viet menekankan: “Robot hanya menjalankan perintah yang telah diprogram sebelumnya.

Sementara itu, situasi medan perang selalu berubah dengan cepat. Oleh karena itu, unsur manusia tetap yang terpenting; robot militer hanyalah teknologi dan hanya sebagian menggantikan peran prajurit di medan perang.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Rekomendasi
Breaking News: Prabowo...
Breaking News: Prabowo Resmi Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN
Apa Itu Universitas...
Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo dan Dipimpin Donny Ermawan?
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Berita Terkini
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved