Ahli Yakin Robot Tempur Bakal Dikerahkan di Perang AS dan Iran

Senin, 30 Maret 2026 - 07:22 WIB
loading...
A A A
Pada saat yang sama, pengerahan robot militer di medan perang juga menimbulkan pertanyaan etika yang besar. Siapa yang akan bertanggung jawab atas nyawa manusia ketika keputusan untuk "menarik pelatuk" semakin diserahkan kepada algoritma dan bukan di bawah kendali manusia?

Mengingat pesatnya perkembangan senjata berteknologi tinggi, Kolonel Tran Quoc Viet menyampaikan pandangannya tentang penerapan robot yang tepat:

"Untuk mengendalikan robot militer, prajurit perlu memiliki keahlian teknologi, pemahaman, dan pengetahuan ilmiah tingkat tinggi agar memenuhi syarat untuk mengoperasikan dan menguasai robot di medan perang, sehingga dapat meraih kemenangan."

Secara keseluruhan, robot militer adalah pedang bermata dua. Jika jatuh ke tangan penjahat perang, robot tersebut dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak terduga dan dahsyat. Di sisi lain, jika digunakan dengan tepat, robot tersebut dapat mencegah perang berdarah dan mengurangi korban jiwa.

Bagi Vietnam, dalam konteks regional yang kompleks saat ini, mempelajari tren global dalam pengembangan teknologi militer sangatlah penting. Hal ini memberikan dasar ilmiah dan fondasi penting bagi Vietnam untuk "melompat maju" dan mengembangkan robot militer yang sesuai dengan kebutuhan pertahanan nasional negara secara umum dan angkatan bersenjata modern secara khusus.

Menyoroti upaya Vietnam dalam menerapkan senjata pintar dalam beberapa tahun terakhir, Kolonel Tran Quoc Viet berbagi: "Setiap tahun, Akademi Teknik Militer dan sekolah-sekolah militer di seluruh negeri menyelenggarakan kompetisi Robocon, yang berkontribusi dalam meletakkan dasar bagi siswa untuk mengakses dan mengembangkan diri di bidang militer.

Pada saat yang sama, robot juga banyak diterapkan dan digunakan di banyak sektor lain untuk menguasai ekonomi dan politik, terutama dalam penyelaman, pelayaran, pengeboran bawah laut, dan lokasi konstruksi utama."

Namun, menurut Bapak Viet, mengembangkan robot militer adalah tugas yang kompleks, yang membutuhkan koordinasi erat antara pemanfaatan kemampuan ilmiah dan teknologi dalam negeri serta penguatan kerja sama internasional.

Oleh karena itu, memahami dan memanfaatkan peluang serta tantangan senjata berteknologi tinggi secara akurat adalah "kunci" untuk meningkatkan kemandirian, mempersempit kesenjangan tingkat teknologi militer, dan menciptakan fondasi yang kokoh untuk berhasil mencapai tujuan membangun Tentara Rakyat Vietnam modern dalam situasi baru.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Eropa Siap Masuk Arena...
Eropa Siap Masuk Arena Pertempuran Robot AI China dan AS
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
Rekomendasi
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Berita Terkini
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Perkuat Gerbang Digital...
Perkuat Gerbang Digital Indonesia, TelkomGroup, NDP, dan BW Digital Hadirkan Sistem Kabel Laut NCC
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Bisa 15 Kali Hybrid...
Bisa 15 Kali Hybrid Zoom, Logitech Kenalkan Rally AI Camera
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved