Intelijen Sebut Teknologi Persenjataan AS Jauh Tertinggal dari Iran

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:11 WIB
loading...
Intelijen Sebut Teknologi...
Teknologi Persenjataan AS Jauh Tertinggal dari Iran. FOTO/ V8ET
A A A
TEHERAN - Badan intelijen AS memperingatkan bahwa jumlah rudal yang mampu mencapai wilayah negara ini dapat meningkat berkali-kali lipat dalam dekade mendatang.

Menurut laporan intelijen AS terbaru, jumlah rudal yang mampu menyerang wilayah AS meningkat pesat. Saat ini jumlahnya sekitar 3.000, tetapi angka ini bisa mencapai sekitar 16.000 pada tahun 2035.

Direktur Intelijen Nasional AS, Tulsi Gabbard, mengatakan bahwa banyak negara sedang mengembangkan sistem rudal baru, termasuk yang mampu membawa hulu ledak nuklir atau konvensional dengan jangkauan antarbenua.

Menurut laporan tersebut, program rudal sedang dipercepat di Tiongkok, Rusia, Korea Utara, Iran, dan Pakistan. Negara-negara ini berinvestasi besar-besaran dalam teknologi rudal canggih.

Pakistan adalah nama yang menonjol dalam laporan tersebut. Beberapa penilaian menunjukkan bahwa negara itu mungkin sedang meneliti rudal balistik jarak jauh, dan bahkan mungkin mengembangkan rudal balistik antarbenua.

Namun, para ahli juga menunjukkan bahwa rudal jarak jauh terpanjang Pakistan saat ini adalah Shaheen-III, dengan jangkauan sekitar 2.750 km, yang terutama ditujukan untuk menghalau saingan regionalnya, India.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Rekomendasi
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Massa Mahasiswa Gelar...
Massa Mahasiswa Gelar Demo di Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto Ditutup
Berita Terkini
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
LG Pasang Taruhan Besar:...
LG Pasang Taruhan Besar: AI Jadi Jantung Seisi Rumah
Apakah iPhone 18 Pro...
Apakah iPhone 18 Pro Max Akan Jadi Lompatan Terbesar Teknologi Kamera
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved