Sisi Gelap Menjual Diri kepada Kecerdasan Buatan yang Anda Tidak Tahu

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:04 WIB
loading...
A A A
Rekaman suara berdurasi 20 menit saat ini dapat dengan mudah digunakan untuk membuat bot layanan pelanggan yang beroperasi selama bertahun-tahun mendatang, tanpa penjual menerima kompensasi tambahan apa pun.

Bahkan ketika pengguna mencoba menegosiasikan persyaratan perlindungan yang ketat, risiko penyalahgunaan identitas tetap ada karena data biometrik pada dasarnya sulit untuk dianonimkan sepenuhnya.

Banyak orang telah menjual data pribadi untuk melatih AI. Foto: Internet.
Kasus Adam Coy, seorang aktor di New York (AS), adalah contoh yang jelas. Ia menjual citranya kepada editor video AI seharga USD1.000, dengan klausul yang melarang penggunaan citranya untuk tujuan politik , penjualan alkohol, tembakau, atau konten pornografi.

Namun, tidak lama kemudian, teman-temannya menemukan klon AI dengan wajah dan suaranya, yang berpura-pura sebagai "dokter spesialis kesehatan genital," mengiklankan suplemen makanan yang belum terbukti khasiatnya untuk wanita hamil di media sosial.

Akibatnya, Coy menghadapi komentar aneh tentang penampilannya dalam video yang ditonton jutaan kali, membuatnya sangat malu dan menyesal.

Selain itu, kurangnya transparansi pada platform ini juga menjadi perhatian utama. Beberapa pengguna berisiko gambar wajah mereka ditambahkan ke basis data identitas atau digunakan untuk iklan yang merugikan di suatu tempat di dunia tanpa sepengetahuan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Ford Gunakan AI untuk...
Ford Gunakan AI untuk Hidupkan Kembali Aurora Tahun 1964
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Rekomendasi
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
VISION+ Rilis Teaser...
VISION+ Rilis Teaser Trailer My Chef in Crime, Saat Insting Memasak Jadi Kunci Kasus Kriminal
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
Berita Terkini
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Venus Terdeteksi Sedang...
Venus Terdeteksi Sedang Merobek Dirinya Sendiri dari Dalam
Instagram Menguji Fitur...
Instagram Menguji Fitur Pengeditan Stories Tanpa Menghapus Postingan
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved