Sisi Gelap Menjual Diri kepada Kecerdasan Buatan yang Anda Tidak Tahu

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:04 WIB
loading...
Sisi Gelap Menjual Diri...
Gelap Menjual Diri kepada Kecerdasan Buatan. FOTO/VIET
A A A
LONDON - Di tengah keinginan raksasa teknologi Silicon Valley untuk mendapatkan data berkualitas tinggi yang dihasilkan manusia untuk melatih kecerdasan buatan (AI), jenis pekerjaan lepas baru telah muncul.

Ribuan orang menghasilkan uang cepat dengan menjual video pribadi mereka, meskipun menghadapi banyak risiko.

Menurut The Guardian (Inggris), bagi banyak orang, terutama di negara berkembang, menjual data ke AI merupakan solusi praktis untuk mengatasi pengangguran, inflasi, dan ketidaksetaraan ekonomi.

Uang yang diperoleh dari platform seperti Kled AI (aplikasi yang membayar kontributor untuk mengunggah data guna melatih AI), Silencio (platform yang mengumpulkan data audio dari komunitas untuk melatih AI), atau Neon Mobile (platform pelatihan AI percakapan yang mengenakan biaya USD0,50 per menit percakapan) sangat berharga, membantu mereka menutupi biaya hidup atau menabung untuk rencana pribadi.

Namun, harga yang mereka bayar untuk beberapa puluh dolar ini jauh lebih tinggi daripada yang mereka sadari.

Saat mengunggah data ke platform, pengguna sering kali tanpa sadar menandatangani perjanjian lisensi yang komprehensif, eksklusif, bebas royalti, dan tidak dapat dibatalkan. Ini berarti perusahaan AI memiliki hak untuk membuat "karya turunan" tanpa batas waktu.

Menurut profesor hukum Enrico Bonadio, para kontributor praktis tidak memiliki cara untuk menarik persetujuan mereka atau menegosiasikan ulang ketentuan ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantangan Backend Engineer...
Tantangan Backend Engineer Indonesia, Menjawab Tuntutan AI Workflow
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kisah Arga, Mahasiswa...
Kisah Arga, Mahasiswa Penerima KIP Kuliah yang Raih Penghargaan Berkat Temuan Celah Claude AI
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Rekomendasi
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
5 Negara yang Menggunakan...
5 Negara yang Menggunakan Jet Tempur Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved