Teknologi Rudal Iran Ini dengan Mudah Bombardir USS Abraham Lincoln

Kamis, 26 Maret 2026 - 14:10 WIB
loading...
A A A
SPY-6 secara signifikan lebih sensitif daripada radar generasi sebelumnya, sehingga mampu mendeteksi objek yang lebih kecil dan lebih cepat pada jarak yang lebih jauh. Radar ini secara simultan melacak rudal balistik, rudal jelajah, dan rudal hipersonik sambil menghilangkan interferensi elektronik.

Rudal pencegat utama dalam sistem pertahanan ini adalah SM-6, yang dirancang untuk menghancurkan target pada fase akhir lintasannya.

Selain itu, untuk mengatasi kelemahan dalam waktu respons, kapal induk seperti USS Abraham Lincoln juga memelihara pesawat peringatan dini seperti E-2D Advanced Hawkeye.

Menurut informasi dari situs analisis militerMilitary Chronicles, dari kapal induk dan pangkalan depannya, Angkatan Laut AS mengerahkan 20 pesawat F/A-18E dan 10 pesawat F/A-18F Super Hornet, 10 pesawat tempur siluman F-35C, dan 7 pesawat EA-18G Growler – pesawat yang khusus dirancang untuk mengacaukan dan menekan sistem pertahanan udara dan komunikasi musuh.

Selain itu, empat pesawat peringatan dini E-2D Hawkeye memastikan komando dan kendali pertempuran udara secara real-time.


Sistem Senjata Jarak Dekat Phalanx (CIWS), yang terdiri dari meriam 6 laras kaliber 20 mm, digunakan untuk mencegat rudal musuh dan senjata berpemandu yang menargetkan kapal perang. Foto:Angkatan Laut AS.

Berkat "mata yang mengawasi segalanya" milik E-2D yang mengamati dari atas, seluruh lintasan Qader dapat dideteksi sejak saat meninggalkan landasan peluncurannya di lepas pantai Iran, mengirimkan data target langsung ke superkomputer Aegis di kapal perang.

Pada titik ini, jaringan pertahanan berlapis-lapis dari kelompok tempur akan segera mengaktifkan serangkaian pencegatan.

Di garis pertahanan terluar, pesawat tempur F/A-18 Super Hornet atau rudal anti-pesawat jarak jauh SM-6 akan diluncurkan untuk menghancurkan Qader sebelum kapal itu bahkan dapat melihat kelompok kapal induk.

Dalam skenario terburuk, bahkan jika Qader menembus kedua perisai luar dan terlibat dalam pertempuran jarak dekat, Sistem Senjata Jarak Dekat Phalanx (CIWS) masih akan memiliki cukup waktu untuk bereaksi.

Dengan kecepatan tembak hingga 5.000 peluru per menit, sistem ini digunakan untuk mencegat rudal musuh dan senjata berpemandu yang menargetkan kapal perang. Phalanx juga dapat memberikan pertahanan udara jarak dekat dan menyerang target permukaan kecil.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Lagi-lagi Akio Toyoda...
Lagi-lagi Akio Toyoda Serang Mobil Listrik, Kali Ini Berikut Penyebabnya
Berita Terkini
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Lus Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Revolusi AI di Layar...
Revolusi AI di Layar Kaca: TV Premium LG 2026 Mengerti Logat Indonesia
Dari Bangkrut Saat Krisis...
Dari Bangkrut Saat Krisis 2008, MrBeast Kini Pimpin 1.000 Karyawan dan 500 Juta Pengikut
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved