Kemampuan Nuklir Israel: Rahasia di Balik Kabut Tak Terlihat Namun Nyata
Kamis, 26 Maret 2026 - 10:09 WIB
loading...
A
A
A
Sebaliknya, posisi Israel selama ini adalah bahwa mereka bukanlah negara pertama yang “membawa senjata nuklir ke Timur Tengah.” Ia berpendapat bahwa ini adalah cara penyampaian yang sengaja ambigu yang dimaksudkan untuk mengaburkan fakta yang jelas bahwa Tel Aviv telah memiliki program senjata nuklir yang sudah lama berdiri.
Berapa banyak hulu ledak nuklir yang dimiliki Israel?
Menurut organisasi seperti Center for Arms Control and Non-Proliferation (CACNP) dan Nuclear Threat Initiative (NTI), Israel diyakini memiliki setidaknya 90 hulu ledak nuklir dan cukup bahan fisil untuk memproduksi ratusan hulu ledak lagi.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA), badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa, memperkirakan bahwa sekitar 30 negara memiliki kemampuan untuk mengembangkan senjata nuklir, tetapi hanya sembilan yang terkonfirmasi memilikinya. Dari jumlah tersebut, Israel memiliki persenjataan terkecil kedua, hanya lebih besar dari Korea Utara, menurut Kampanye Internasional untuk Menghapus Senjata Nuklir (ICAN).
Fasilitas penelitian rahasia Dinoma, tempat kemampuan nuklir Israel disembunyikan.
Para ahli meyakini Israel mampu mengerahkan senjata nuklir dari jet tempur, kapal selam, atau peluncur rudal balistik berbasis darat.
Israel adalah salah satu dari lima negara, bersama dengan India, Pakistan, Korea Utara, dan Sudan Selatan, yang bukan penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Perjanjian ini, yang mulai berlaku pada tahun 1970, menyerukan penggunaan energi nuklirsecara damaidan pencegahan proliferasi senjata nuklir.
Penandatanganan perjanjian ini akan memaksa Israel untuk meninggalkan persenjataan nuklirnya, karena NPT hanya mengakui lima negara sebagai kekuatan nuklir resmi: Inggris, Prancis, Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok, yang semuanya merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Kelima negara ini telah menguji bom nuklir sebelum batas waktu tahun 1967 yang ditetapkan oleh perjanjian tersebut.
Di mana Israel memproduksi senjata nuklirnya?
Jawabannya adalah tidak. Menurut Perpustakaan Yahudi daring, selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan 1973, Israel mempersiapkan bom nuklir, tetapi pada akhirnya tidak menggunakannya.
Selama beberapa dekade terakhir, terdapat banyak laporan bahwa Israel telah menguji senjata nuklir di lokasi bawah tanah, termasuk di gurun Negev di Israel selatan.
Salah satu insiden paling kontroversial terjadi pada September 1979, ketika sebuah satelit AS yang khusus mendeteksi ledakan nuklir mencatat dua kilatan cahaya yang kuat di area pertemuan Samudra Atlantik Selatan dan Samudra Hindia. Beberapailmuwanmenduga ini bisa jadi akibat uji coba nuklir yang dilakukan oleh Israel atau Afrika Selatan (atau keduanya).
Berapa banyak hulu ledak nuklir yang dimiliki Israel?
Menurut organisasi seperti Center for Arms Control and Non-Proliferation (CACNP) dan Nuclear Threat Initiative (NTI), Israel diyakini memiliki setidaknya 90 hulu ledak nuklir dan cukup bahan fisil untuk memproduksi ratusan hulu ledak lagi.
Badan Energi Atom Internasional (IAEA), badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa, memperkirakan bahwa sekitar 30 negara memiliki kemampuan untuk mengembangkan senjata nuklir, tetapi hanya sembilan yang terkonfirmasi memilikinya. Dari jumlah tersebut, Israel memiliki persenjataan terkecil kedua, hanya lebih besar dari Korea Utara, menurut Kampanye Internasional untuk Menghapus Senjata Nuklir (ICAN).
Fasilitas penelitian rahasia Dinoma, tempat kemampuan nuklir Israel disembunyikan.
Para ahli meyakini Israel mampu mengerahkan senjata nuklir dari jet tempur, kapal selam, atau peluncur rudal balistik berbasis darat.
Israel adalah salah satu dari lima negara, bersama dengan India, Pakistan, Korea Utara, dan Sudan Selatan, yang bukan penandatangan Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT). Perjanjian ini, yang mulai berlaku pada tahun 1970, menyerukan penggunaan energi nuklirsecara damaidan pencegahan proliferasi senjata nuklir.
Penandatanganan perjanjian ini akan memaksa Israel untuk meninggalkan persenjataan nuklirnya, karena NPT hanya mengakui lima negara sebagai kekuatan nuklir resmi: Inggris, Prancis, Amerika Serikat, Rusia, dan Tiongkok, yang semuanya merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB. Kelima negara ini telah menguji bom nuklir sebelum batas waktu tahun 1967 yang ditetapkan oleh perjanjian tersebut.
Di mana Israel memproduksi senjata nuklirnya?
Jawabannya adalah tidak. Menurut Perpustakaan Yahudi daring, selama perang Arab-Israel tahun 1967 dan 1973, Israel mempersiapkan bom nuklir, tetapi pada akhirnya tidak menggunakannya.
Selama beberapa dekade terakhir, terdapat banyak laporan bahwa Israel telah menguji senjata nuklir di lokasi bawah tanah, termasuk di gurun Negev di Israel selatan.
Salah satu insiden paling kontroversial terjadi pada September 1979, ketika sebuah satelit AS yang khusus mendeteksi ledakan nuklir mencatat dua kilatan cahaya yang kuat di area pertemuan Samudra Atlantik Selatan dan Samudra Hindia. Beberapailmuwanmenduga ini bisa jadi akibat uji coba nuklir yang dilakukan oleh Israel atau Afrika Selatan (atau keduanya).
Lihat Juga :