Teknologinya Berevolusi, Rudal Sejjil-2 Sulit Dicari Kelemahannya

Senin, 23 Maret 2026 - 09:55 WIB
loading...
Teknologinya Berevolusi,...
Rudal Sejjil-2 Sulit Dicari Kelemahannya. Foto/ Viet
A A A
TEHERAN - Ini adalah rudal berbahan bakar padat yang dikembangkan oleh Iran, mampu dikerahkan dengan cepat dan memiliki daya tahan yang lebih tinggi terhadap sistem pertahanan modern.

Dalam gelombang pembalasan ke-54 di bawah Operasi "Janji Sejujurnya 4," Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) meluncurkan rentetan rudal ke target AS dan Israel, termasuk rudal .

Ini adalah rudal balistik jarak menengah (MRBM), yang dianggap sebagai salah satu kemajuan teknologi paling signifikan Teheran dalam beberapa dekade terakhir.

Menurut Missile Threat - CSIS Missile Defense Project, sebelum munculnya Sejjil, kekuatan rudal Iran terutama bergantung pada sistem berbahan bakar cair seperti Shahab-3 - seri rudal dengan teknologi yang berasal dari Korea Utara - dan Nodong, yang termasuk dalam "keluarga Scud yang diperluas".

Namun, keterbatasan terbesar dari sistem ini adalah waktu persiapannya yang lama, kemudahan deteksi, dan kerentanannya terhadap serangan pendahuluan.

Jenis rudal baru telah dikembangkan untuk mengatasi kelemahan-kelemahan ini, dengan fokus pada peralihan ke teknologi bahan bakar padat dua tahap, yang secara signifikan mempersingkat waktu penyebaran dan meningkatkan kemampuan bertahan pasukan rudal.

Pada saat yang sama, ini juga dipandang sebagai langkah penting dalam proses lokalisasi teknologi pertahanan Iran, yang secara bertahap mengurangi ketergantungannya pada desain impor.

Berbeda dengan bahan bakar cair, bahan bakar padat dimuat terlebih dahulu ke dalam badan roket selama proses pembuatan, sehingga memungkinkan penyimpanan jangka panjang tanpa perawatan yang rumit.

Namun, pengembangan mesin berbahan bakar padat skala besar menghadirkan tantangan teknik yang signifikan, yang membutuhkan kemampuan material berenergi tinggi, teknik pengecoran bahan bakar yang homogen, dan pengendalian pembakaran yang stabil.

Ini berarti bahwa rudal dapat diluncurkan hampir seketika setelah diperintahkan, alih-alih membutuhkan waktu puluhan menit hingga berjam-jam untuk persiapan seperti sebelumnya.

Sejjil pertama kali diuji pada tahun 2008 dan dengan cepat ditingkatkan ke versi Sejjil-2 hanya setahun kemudian. Pengujian menunjukkan sistem tersebut mencapai stabilitas yang lebih besar dalam lintasan penerbangan dan akurasi yang jauh lebih baik, meskipun spesifikasi detailnya belum sepenuhnya dirilis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Rekomendasi
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Lahirkan Calon Juara...
Lahirkan Calon Juara Dunia, PB Pertacami Fokuskan Atlet MMA Ikut 4 Kompetisi Bergengsi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Berita Terkini
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Game Paling Ditunggu...
Game Paling Ditunggu Sedunia GTA 6 Akhirnya bisa Dipesan, Harganya Rp1,4 Juta
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved