Netanyahu Mati? Ahli Buktikan Israel Serang Habis- habisan Iran dengan AI
Senin, 16 Maret 2026 - 09:41 WIB
loading...
A
A
A
Konten ini telah menjadi senjata informasi yang efektif bagi Teheran untuk menargetkan penerimaan publik terhadap perang. Menurut sebuah studi oleh Cyabra, sebuah perusahaan analisis data media sosial, sebagian besar video AI tentang perang bersifat pro-Iran, sering kali melebih-lebihkan kekuatan dan kecanggihan militernya.
Marc Owen Jones berpendapat bahwa penggunaan citra AI dari lokasi-lokasi di Teluk semakin penting dalam strategi media Iran. "Karena hal itu menciptakan kesan bahwa perang ini lebih brutal dan berpotensi lebih merugikan sekutu AS daripada yang sebenarnya," katanya.
Salah satu video palsu yang paling banyak beredar online, yang difilmkan dari balkon apartemen di Tel Aviv, menunjukkan cakrawala kota yang dibombardir rudal, dengan bendera Israel di latar depan. Video tersebut mendapatkan jutaan penayangan dan dibagikan oleh banyak influencer dan situs berita.
Video yang menampilkan bendera Israel di latar depan seringkali palsu. Foto:NYT.
Menurut para ahli, kemunculan bendera Israel di latar depan adalah tanda umum video yang dihasilkan oleh AI.
Alat AI sering kali secara otomatis menambahkan detail ketika pengguna memasukkan deskripsi serangan rudal. Sementara itu, video perang yang sebenarnya biasanya kurang dramatis. Rudal seringkali hanya muncul sebagai titik-titik terang di kejauhan atau kolom asap.
Dalam satu contoh, konten palsu yang dihasilkan AI memainkan peran utama dalam menyebarkan informasi yang salah. Pada tanggal 1 Maret, angkatan laut Iran mengklaim telah berhasil menyerang kapal AS CVN-72, yang memicu gelombang gambar palsu yang dihasilkan AI.
Banyak pengguna Iran membagikan dan merayakan video tersebut secara daring, menganggapnya sebagai bukti bahwa serangan balasan Iran mengguncang aliansi tersebut. Namun, AS kemudian menegaskan bahwa serangan itu tidak berhasil dan kapal tersebut tidak mengalami kerusakan.
Banyak video palsu yang menggambarkan peristiwa perang tersebut. Foto:NYT.
Puluhan gambar dan video lain yang dihasilkan AI berfungsi sebagai bentuk propaganda digital baru, tanpa berusaha menyembunyikan sifat buatan mereka.
Marc Owen Jones berpendapat bahwa penggunaan citra AI dari lokasi-lokasi di Teluk semakin penting dalam strategi media Iran. "Karena hal itu menciptakan kesan bahwa perang ini lebih brutal dan berpotensi lebih merugikan sekutu AS daripada yang sebenarnya," katanya.
Salah satu video palsu yang paling banyak beredar online, yang difilmkan dari balkon apartemen di Tel Aviv, menunjukkan cakrawala kota yang dibombardir rudal, dengan bendera Israel di latar depan. Video tersebut mendapatkan jutaan penayangan dan dibagikan oleh banyak influencer dan situs berita.
Video yang menampilkan bendera Israel di latar depan seringkali palsu. Foto:NYT.
Menurut para ahli, kemunculan bendera Israel di latar depan adalah tanda umum video yang dihasilkan oleh AI.
Alat AI sering kali secara otomatis menambahkan detail ketika pengguna memasukkan deskripsi serangan rudal. Sementara itu, video perang yang sebenarnya biasanya kurang dramatis. Rudal seringkali hanya muncul sebagai titik-titik terang di kejauhan atau kolom asap.
Dalam satu contoh, konten palsu yang dihasilkan AI memainkan peran utama dalam menyebarkan informasi yang salah. Pada tanggal 1 Maret, angkatan laut Iran mengklaim telah berhasil menyerang kapal AS CVN-72, yang memicu gelombang gambar palsu yang dihasilkan AI.
Banyak pengguna Iran membagikan dan merayakan video tersebut secara daring, menganggapnya sebagai bukti bahwa serangan balasan Iran mengguncang aliansi tersebut. Namun, AS kemudian menegaskan bahwa serangan itu tidak berhasil dan kapal tersebut tidak mengalami kerusakan.
Banyak video palsu yang menggambarkan peristiwa perang tersebut. Foto:NYT.
Puluhan gambar dan video lain yang dihasilkan AI berfungsi sebagai bentuk propaganda digital baru, tanpa berusaha menyembunyikan sifat buatan mereka.
Lihat Juga :