Netanyahu Mati? Ahli Buktikan Israel Serang Habis- habisan Iran dengan AI

Senin, 16 Maret 2026 - 09:41 WIB
loading...
Netanyahu Mati? Ahli...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Foto/ Indian Times
A A A
TEHERAN - Kabar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tewas membuat video dan gambar yang dihasilkan AI terkait konflik antara AS, Israel, dan Iran semakin membanjiri media sosial dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.


Gelombang video dan gambar palsu yang dihasilkan AI membanjiri media sosial pada minggu-minggu awal perang di Iran.

Video-video ini, yang menggambarkan ledakan besar, kota-kota yang hancur, atau tentara yang memprotes perang yang sebenarnya tidak ada, menambah kekacauan dan kebingungan seputar peristiwa daring.

The New York Timesmenggunakan metode untuk memeriksa tanda tangan atau watermark yang mudah dikenali dalam file dan mengumpulkan data dari berbagai sumber.

Hasilnya menunjukkan bahwa lebih dari 110 gambar dan video yang dihasilkan AI dalam dua minggu terakhir terkait dengan konflik di Timur Tengah.

Video-video palsu ini mencakup hampir setiap aspek konflik, mulai dari adegan warga Israel yang panik berteriak hingga kapal-kapal militer Amerika yang diserang rudal dan torpedo. Secara total, video-video ini ditonton jutaan kali di platform seperti X, TikTok, dan Facebook serta dibagikan di kotak pesan pribadi.

Konten serupa juga beredar dalam konflik lain. Namun, para ahli mengatakan bahwa konflik antara AS dan Israel dengan Iran memiliki banyak front, yang menyebabkan ledakan konten palsu.

Marc Owen Jones, profesor madya analisis media di Universitas Northwestern di Qatar, mengatakan bahwa situasinya sangat berbeda sekarang dibandingkan dengan masa konflik di Ukraina. “Kita mungkin melihat lebih banyak konten terkait AI daripada sebelumnya,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Rekomendasi
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
Iran akan Perang Habis-habisan...
Iran akan Perang Habis-habisan jika Pangkalan Nuklirnya Diserang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved