Perang Iran, Israel, dan AS Bakal Jadi Bencana untuk Industri Chip Semikonduktor

Jum'at, 13 Maret 2026 - 06:57 WIB
loading...
Perang Iran, Israel,...
Chip Exynos 2500. FOTO/ CNET
A A A
TEHERAN - Konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah tidak hanya mengguncang pasar energi tetapi juga menimbulkan risiko bagi industri semikonduktor global – sektor yang sangat diuntungkan dari perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI).

Menurut para analis, jika konflik berlanjut, industri chip dapat menghadapi dua tekanan secara bersamaan: gangguan terhadap pasokan material penting dan melemahnya permintaan akibat kenaikan biaya energi.

Konflik antara AS, Israel, dan Iran menyoroti peran Timur Tengah dalam rantai pasokan semikonduktor global – sebuah sistem kompleks yang bergantung pada berbagai macam material khusus.

Segera setelah pecahnya permusuhan, saham-saham semikonduktor anjlok bersamaan dengan pasar saham. Situasi baru agak stabil setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa perang mungkin akan segera berakhir.

Produsen chip memori terkemuka Korea Selatan, Samsung Electronics dan SK hynix, sangat terpukul.

Sejak awal permusuhan, kapitalisasi pasar gabungan kedua perusahaan tersebut telah menyusut lebih dari 200 miliar dolar AS, meskipun saham mereka pulih secara signifikan dalam perdagangan pada 10 Maret.

Menurut Ray Wang, seorang analis memori di SemiAnalysis, konflik yang berkepanjangan dapat mengganggu akses ke material penting dalam pembuatan chip, khususnya helium dan bromin.

Helium memainkan peran vital dalam pembuatan semikonduktor, membantu menghilangkan panas selama fabrikasi dan digunakan dalam fotolitografi—langkah penting dalam mencetak sirkuit yang sangat canggih ke dalam chip.

Menurut Survei Geologi AS, Qatar sendiri memasok lebih dari sepertiga helium dunia, dan saat ini belum ada alternatif yang layak.

Sebelumnya, Asosiasi Industri Semikonduktor (SIA) memperingatkan bahwa jika pasokan helium terganggu, industri manufaktur semikonduktor global dapat menghadapi guncangan besar.

Tidak hanya produksi, tetapi transportasi helium keluar dari Timur Tengah juga berisiko jika jalur pelayaran melalui Selat Hormuz terganggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Rekomendasi
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Berita Terkini
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved